Soroti Kerusakan Lingkungan Tumpang Pitu, Video TikTok Ini Kembali Bongkar Izin Tambang

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Akun Tiktok AMK Raja Angkasa. @by_News9.id

FOTO: Akun Tiktok AMK Raja Angkasa. @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Unggahan video di media sosial TikTok kembali memunculkan polemik terkait aktivitas tambang emas di kawasan Tumpang Pitu, Kabupaten Banyuwangi.

Video tersebut diunggah oleh akun AMK Raja Angkasa yang menyoroti proses perizinan tambang milik PT Bumi Suksesindo (BSI).

Dalam video yang beredar, AMK Raja Angkasa menyampaikan salam kepada para tokoh agama di Banyuwangi dan Jawa Timur, sebelum memaparkan kronologi penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) PT BSI.

Ia menyebut IUP perusahaan tersebut diterbitkan pada tahun 2012 oleh Bupati Banyuwangi saat itu, Abdullah Azwar Anas.

Baca Juga:  PT Wira Usaha Sumekar Digeruduk Mahasiswa

Menurutnya, dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) PT BSI baru terbit pada tahun 2014 oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur.

Ia mempertanyakan kesesuaian prosedur penerbitan izin tersebut dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Bagaimana mungkin izin tambang keluar di tahun 2012, sementara AMDAL-nya baru keluar tahun 2014?” ujar AMK dalam video tersebut.

Selain itu, ia juga menyinggung dugaan adanya kepentingan tertentu dalam proses penerbitan izin serta dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat aktivitas pertambangan di wilayah selatan Banyuwangi.

Dalam pernyataannya, AMK mengaku

“Kami telah mengajukan gugatan hukum terkait persoalan tersebut. Ia juga menantang mantan Bupati Abdullah Azwar Anas dan Bupati Banyuwangi saat ini, Ipuk Fiestiandani, untuk hadir dalam persidangan guna menunjukkan dokumen resmi yang membuktikan legalitas izin tambang dimaksud,” ungkapnya.

Tak hanya soal izin, ia turut menyoroti persoalan lahan kompensasi yang diklaim perusahaan.

“Lahan yang disebut sebagai kompensasi merupakan lahan negara di wilayah Bondowoso dan Sukabumi,” ulas AMK Raja angkasa.

Menunggu Klarifikasi,Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT BSI maupun dari Abdullah Azwar Anas dan Ipuk Fiestiandani terkait pernyataan dalam video tersebut.

Baca Juga:  Warga Tiga RT Desa Besuk Desak PT Mustikatama Berikan Kompensasi Dampak Polusi

Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan lebih lanjut.

Sebagai informasi, polemik tambang emas Tumpang Pitu telah berlangsung cukup lama dan memunculkan beragam pandangan di masyarakat, baik dari sisi investasi dan kontribusi ekonomi, maupun dari aspek lingkungan dan tata kelola perizinan.

Baca Juga:  Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Jalan di Bragung Jadi Simbol Gagalnya Kepemimpinan Desa

Perkembangan proses hukum yang disebutkan dalam video tersebut akan menjadi perhatian publik untuk memastikan kepastian hukum dan transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam di Banyuwangi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Petugas saat melakukan olah TKP, memadamkan api, mengevakuasi korban, @by_News9.id

PERISTIWA

Motor Pembawa BBM Meledak Usai Tabrakan di Palengaan

Rabu, 5 Agu 2026 - 07:44 WIB