LUMAJANG, NEWS9 – Sebuah gudang tepung di Jalan Embong Kembar, Lumajang, digerebek aparat Polda Jawa Timur pada Senin (10/3/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.
Penggerebekan ini memicu spekulasi adanya dugaan pengoplosan tepung, namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sekitar satu jam setelah petugas masuk, sebuah truk bermuatan penuh tepung kemasan dari salah satu merek ternama terlihat keluar dari dalam gudang.
Bersamaan dengan itu, tiga kendaraan yang diduga milik aparat kepolisian juga meninggalkan tempat tersebut.
Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang terlihat keluar dari lokasi membenarkan bahwa rombongan tersebut berasal dari Polda Jatim.
Namun, ia enggan menjelaskan lebih jauh soal tujuan penggerebekan dan meminta awak media mengonfirmasi langsung kepada manajemen perusahaan melalui pengacara mereka.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Humas Polres Lumajang, Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Kabupaten Lumajang sama-sama mengaku tidak mengetahui adanya operasi tersebut. Sikap serupa juga ditunjukkan oleh pihak manajemen perusahaan.
Wulan, perwakilan HRD perusahaan, saat dihubungi via telepon pada Rabu (12/3/2025), menolak memberikan keterangan. Ia hanya menyatakan akan menghubungkan media dengan pengacara perusahaan.
“Saya tidak berani berkomentar, Mas. Tapi saya akan coba hubungkan dengan pengacara perusahaan saja melalui nomor kontaknya,” ujarnya singkat.
Minimnya keterbukaan informasi dari pihak terkait semakin menimbulkan tanda tanya soal apa yang sebenarnya terjadi dalam penggerebekan tersebut.
Apakah benar ada praktik pengoplosan tepung? Ataukah ini bagian dari operasi lain yang masih dirahasiakan?
News9 masih berupaya mendapatkan konfirmasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus ini. ***












