BeritaPeristiwa

Tragis! Rumah Bantuan BSPS di Sumenep Ambruk Sebelum Dihuni

739
×

Tragis! Rumah Bantuan BSPS di Sumenep Ambruk Sebelum Dihuni

Sebarkan artikel ini
Foto: Aktivis sekaligus TikToker Sumenep, Ainur Rahman, saat membagikan video mengungkap kejadian tersebut. @by_News9.id
Foto: Aktivis sekaligus TikToker Sumenep, Ainur Rahman, saat membagikan video mengungkap kejadian tersebut. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Rumah bantuan dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2024 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dikabarkan roboh sebelum sempat dihuni oleh penerima manfaat.

Kabar itu menjadi perhatian publik setelah seorang aktivis sekaligus TikToker Sumenep, Ainur Rahman, membagikan video yang mengungkap kejadian tersebut di media sosial.

Dalam unggahannya, Ainur menyampaikan keprihatinan mendalam atas kualitas rumah bantuan yang ambruk dalam waktu singkat.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, saya tadi pagi menerima foto lengkap dengan titik koordinatnya. Rumah bantuan BSPS 2024 itu belum sempat ditempati, tapi sudah ambruk,” ujar Ainur melalui akun TikTok-nya, Minggu malam (2/2/2025).

Ainur menduga, kualitas bangunan yang buruk atau cuaca ekstrem menjadi penyebab utama robohnya rumah tersebut.

Namun, ia menekankan bahwa saat ini yang terpenting adalah upaya perbaikan secepatnya agar penerima manfaat tidak semakin dirugikan.

“Yang terpenting sekarang adalah bagaimana rumah ini segera diperbaiki,” tegasnya.

Selain itu, Ainur meminta pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan fasilitator program BSPS, untuk segera mengambil langkah konkret guna menyelesaikan permasalahan tersebut sebelum semakin viral di media sosial.

“Kami hanya berharap pihak terkait segera turun tangan. Jangan sampai masyarakat yang seharusnya mendapatkan manfaat dari program ini malah sangat dirugikan,” lanjutnya.

Sebagai aktivis, Ainur juga mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam mengawal pelaksanaan program bantuan perumahan, agar benar-benar memberikan manfaat bagi yang berhak.

“Saya berharap masyarakat ikut mengawasi pelaksanaan program ini demi kesejahteraan bersama,” pungkasnya.

Hingga berita ini dinaikkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah tindak lanjut atas insiden tersebut.

Masyarakat kini menunggu respons cepat pemerintah guna memastikan kejadian serupa tidak terulang. ***

Tinggalkan Balasan

>