Wacana Final, Hiburan Anak Muda Akan Dipindahkan ke Pulau Kosong Jika Menang Pilkada

- Redaktur

Kamis, 21 November 2024 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Paslon nomor urut 01, Kiai Ali Fikri dan Kiai Unais Ali Hisyam (Final), @by_News9.id

Foto: Paslon nomor urut 01, Kiai Ali Fikri dan Kiai Unais Ali Hisyam (Final), @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Debat pamungkas Pilkada Sumenep 2024 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Aula Pesantren Uniba, Madura, pada Rabu malam (20/11/2024), menjadi ajang perdebatan visi dan program antara dua pasangan calon (Paslon).

Salah satu topik yang menjadi sorotan adalah wacana pelokalisasian hiburan di wilayah kepulauan Sumenep.

Paslon nomor urut 01, Kiai Ali Fikri dan Kiai Unais Ali Hisyam (Final), menegaskan sikap mereka terhadap hiburan yang dinilai merusak budaya dan moral generasi muda.

“Melokalisir hiburan yang tidak baik adalah langkah untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif. Jika hiburan itu dianggap penting, maka harus dilokalisasi dengan melibatkan masukan dan kesepakatan bersama dari masyarakat serta para pemangku kepentingan,” ungkap Kiai Ali Fikri saat menjawab pertanyaan dalam debat tersebut.

Ia mengatakan bahwa hiburan yang identik dengan DJ dan budaya hura-hura bisa merusak mentalitas generasi muda.

“Hasrat anak muda harus diarahkan agar tidak menjerumuskan. Kita memiliki sejarah budaya yang religius, dan itu tidak boleh kita gadaikan hanya karena hiburan,” tegasnya.

Saat disinggung soal wacana pemindahan hiburan ke wilayah kepulauan, Kiai Ali Fikri menyebut bahwa Sumenep memiliki banyak pulau kosong yang bisa digunakan.

Baca Juga:  Jelang Penutupan, Personel Satgas TMMD ke-123 Kodim 0821 Lumajang Kebut Pengecatan Prasasti

Namun, keputusan tersebut harus melalui rembuk bersama dengan para tokoh masyarakat, wakil rakyat, dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Lebih baik ditiadakan,” ujar Kiai Ali Fikri, menegaskan preferensinya jika kelak ia ditakdirkan menjadi pemimpin Kabupaten Sumenep.

Di sisi lain, Paslon nomor urut 02, Achmad Fauzi, menanggapi isu hiburan dengan pendekatan yang berbeda.

Baca Juga:  Selawat Akbar FAHAM: Ribuan Warga Padati Saronggi, Serukan Kemenangan Pilkada

Ia mengklarifikasi kehadirannya dalam acara musik milenial yang sebelumnya sempat dikritik oleh Paslon 01.

“Sebagai bupati, saya adalah milik semua masyarakat Sumenep. Jika ada undangan, saya harus hadir. Namun, yang perlu dilihat adalah apa yang saya sampaikan di sana, bukan sekadar kehadirannya,” ujarnya.

Fauzi menambahkan bahwa pesan moral yang disampaikannya dalam acara tersebut bertujuan untuk menjaga etika generasi muda agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba, alkohol, atau pergaulan bebas.

“Kehadiran saya di acara itu adalah untuk memberikan arahan kepada anak muda agar tetap menjaga kesantunan dan nilai-nilai budaya,” jelasnya.

Debat ini menjadi penutup rangkaian kampanye sebelum masa tenang Pilkada Sumenep 2024.

Baca Juga:  Gugatan Kadaluarsa, MK Tolak Permohonan Sengketa Pilkada Sumenep

Masyarakat diharapkan dapat menilai visi, misi, serta program kerja kedua pasangan calon secara bijak sebelum memberikan hak suara pada 27 November mendatang. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSI Lumajang Bantah Mosi Tak Percaya, Ketua Harian: Mereka Bukan Pengurus DPC
Diterima Semua Kalangan, Muchlis Yakin Ra Fahmi Mampu Bawa PKB Menang
PDIP Sumenep Perkuat Barisan dan Pasang Target 15 Kursi DPRD
Dr. Zein: Mengalihkan Pilkada ke DPRD adalah Kemunduran Konstitusional
Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja
Sistem Pilkada Ditangan DPRD, Demokrat Tetap Satu Barisan dengan Presiden Prabowo
Eva Hestiyawati Jadi Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Banyuwangi 
Said Kembali Nahkodai PDIP Jatim, Target 5 Juta Suara dan 50 Ribu Startup Dipatok
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:35 WIB

PSI Lumajang Bantah Mosi Tak Percaya, Ketua Harian: Mereka Bukan Pengurus DPC

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:04 WIB

Diterima Semua Kalangan, Muchlis Yakin Ra Fahmi Mampu Bawa PKB Menang

Minggu, 26 April 2026 - 21:13 WIB

PDIP Sumenep Perkuat Barisan dan Pasang Target 15 Kursi DPRD

Senin, 19 Januari 2026 - 17:48 WIB

Dr. Zein: Mengalihkan Pilkada ke DPRD adalah Kemunduran Konstitusional

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:01 WIB

Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja

Berita Terbaru