Pro-Kontra Masjid Mirip Ka’bah di Sampang

- Redaktur

Sabtu, 4 Januari 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pembangunan masjid yang menyerupai bangunan Ka'bah, @by_News9.id

Foto: Pembangunan masjid yang menyerupai bangunan Ka'bah, @by_News9.id

SAMPANG, News9 – Pembangunan sebuah masjid yang menyerupai bangunan Ka’bah di Dusun Jiken, Desa Taman, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, memicu diskusi hangat di tengah masyarakat.

Pro dan kontra muncul setelah Aliansi Ulama Madura (AUMA) mengeluarkan surat resmi terkait desain masjid tersebut.

Surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum AUMA, KH Ali Karrar Shinhaji, dan Sekretaris AUMA, Drs. KH Fadholi Moh. Ruham, M.Si, ditujukan kepada donatur utama, dr. Hj. Turah, SP.OG, M.Kes, pada Senin (30/12/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam surat itu, AUMA memberikan sejumlah rekomendasi terkait desain masjid agar lebih sesuai dengan karakteristik arsitektur masjid di Indonesia.

Baca Juga:  Geger, Warga Desa Tebanah Sampang Temukan Mayat Pria Paruh Baya di Lahan Kosong

Beberapa poin penting yang disarankan oleh AUMA antara lain:

1. Menambahkan atap berbentuk kubah atau menara, sebagaimana lazimnya masjid di Indonesia.

2. Mengubah warna hitam pada dinding bangunan menjadi warna yang menyerupai Ka’bah di Masjidil Haram.

3. Membongkar dinding berbentuk huruf “U” di sekitar bangunan utama.

H. Joni Purnomo, SP, selaku Humas Pembangunan Masjid, menyambut baik masukan dari AUMA.

Ia menegaskan, pihaknya menghormati pandangan ulama dan akan segera melakukan silaturahmi dengan pengurus AUMA.

“Kami menghormati saran tersebut dan akan sowan ke Ketua serta Pengurus AUMA untuk menjelaskan konsep masjid yang saat ini masih dalam proses pembangunan,” ungkap Joni.

Di sisi lain, dr. Hj. Turah, SP.OG, M.Kes, melalui Ketua Pelaksana Pembangunan, Zaini, menegaskan pembangunan masjid itu merupakan bentuk kepedulian sosial dan keagamaan.

“Masjid ini dirancang untuk memfasilitasi kebutuhan ibadah masyarakat sekitar dan para musafir,” ujarnya saat ditemui di Desa Taddan, Jumat (3/1/2025).

Zaini juga memaparkan bahwa masjid tersebut akan dilengkapi fasilitas modern seperti payung besar, pepohonan rindang, toilet dan tempat wudu terpisah, serta area istirahat untuk pengunjung.

Baca Juga:  IWB Serahkan Puluhan Peket Sembako Serta Dorong Kepastian Hukum Kasus "Mamin Fiktif"

Aktivis LSM SP2M Sampang, Syariful Umam, S.Ag, mengapresiasi keterbukaan kedua pihak dan mendorong mediasi sebagai solusi terbaik.

“Kedua pihak memiliki pandangan yang sama-sama bertujuan untuk kemaslahatan umat. Mediasi dan tabayyun adalah langkah bijak untuk menyatukan pandangan,” ujarnya.

Menurut Syariful, bangunan menyerupai Ka’bah bukan hal baru, bahkan sudah ada di beberapa daerah lain di Indonesia, termasuk di Madura.

Baca Juga:  Aksi Gagal: Pemuda Demokrasi Diduga “Masuk Angin”, Publik Curiga Ada Drama di Balik Demo Polres Sumenep

Dia berharap dialog yang terbuka dapat menjadi jalan untuk merealisasikan niat baik pihak donatur sekaligus menghormati kearifan lokal.

Dengan proses mediasi yang terarah, diharapkan pembangunan masjid ini dapat menjadi simbol persatuan dan kepedulian, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas ibadah yang representatif. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB