Dugaan Penyimpangan BSPS 2024 di Sumenep, Ainur Tiktoker Desak Penyidikan

- Redaksi

Sabtu, 11 Januari 2025 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (Istimewa) Ainur seorang tokoh lokal sekaligus Tiktoker Sumenep, @by_News9.id

Foto: (Istimewa) Ainur seorang tokoh lokal sekaligus Tiktoker Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Dugaan penyimpangan dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2024 di Kabupaten Sumenep tengah menjadi sorotan publik.

Kabar tersebut mendorong sejumlah aktivis untuk bersuara, termasuk Ainur, seorang tokoh lokal yang juga dikenal sebagai relawan aktif dalam kontestasi Pilkada Sumenep.

Ainur mengungkapkan keprihatinannya atas tudingan tersebut dan meminta agar penyidik Tindak Pidana Korupsi (Pidkor) segera bertindak.

Ia menilai penting untuk memastikan apakah benar ada penyimpangan dalam penyaluran dana BSPS senilai Rp 20 juta per penerima.

“Biar tidak jadi fitnah, saya berharap penyidik Pidkor Sumenep turun langsung ke lapangan. Lakukan pengecekan berapa yang benar-benar diterima oleh penerima manfaat,” tegas Ainur.

Menurut Ainur, langkah awal yang harus dilakukan adalah memverifikasi data penerima BSPS di lapangan sesuai Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan.

Baca Juga:  Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana

Hal ini, lanjutnya, dapat menjadi dasar untuk menentukan apakah dugaan bancakan memenuhi unsur dua alat bukti hukum, yakni bukti fisik dan keterangan.

“Cukup cek kondisi fisik program BSPS di lapangan dan minta keterangan penerima. Itu sudah cukup untuk memenuhi unsur alat bukti,” ujarnya.

Ainur juga menyoroti transparansi data penerima BSPS yang dinilai kurang.

Baca Juga:  Drs. H.R. Moerdjoko H.W., Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum PSHT Masa Bakti 2026–2031

Menurutnya, seharusnya aplikasi e-BSPS yang diluncurkan Kementerian PUPR dapat diakses oleh publik untuk memastikan program berjalan dengan baik.

“Percuma ada aplikasi e-BSPS kalau hanya dijadikan pajangan. Data penerima BSPS harus transparan agar masyarakat bisa ikut mengawasi,” kata Ainur dengan nada geram.

Diketahui, program BSPS tahun 2024 di Kabupaten Sumenep mencakup sekitar 5.000 penerima yang tersebar di berbagai desa.

Baca Juga:  PR Bromo Mas Diduga Mark-Up Karyawan Demi Borong Kuota Pita Cukai

Salah satu desa di Kecamatan Bluto, misalnya, memiliki 30 penerima manfaat.

“Saya berharap langkah tegas segera diambil untuk menjawab isu tersebut dan memastikan program BSPS berjalan sesuai aturan tanpa penyimpangan,” tukasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB