Pastikan Dana Kapitasi Aman, Kadinkes Sumenep Tegaskan Tidak Ada Campur Tangan Dinas

- Redaktur

Kamis, 16 Januari 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep, Elya Fardasyah. @by_News9.id

Foto: Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep, Elya Fardasyah. @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep, Elya Fardasyah, secara tegas membantah tudingan adanya keterlibatan oknum Dinas Kesehatan atas dugaan pemotongan dana kapitasi di sejumlah puskesmas.

Elya menjelaskan bahwa pengelolaan dana kapitasi kesehatan sudah sepenuhnya menjadi tanggung jawab puskesmas sejak tahun 2021.

Dana tersebut langsung disalurkan dari pusat ke masing-masing fasilitas kesehatan tanpa melalui Dinas Kesehatan.

“Dinas Kesehatan tidak lagi mengelola dana kapitasi sejak 2021. Semua pengelolaan dan pelaporannya dilakukan langsung oleh puskesmas. Kami hanya menerima laporan global untuk sinkronisasi,” ujar Elya, Kamis (16/1/2025).

Untuk diketahui, dana kapitasi adalah pembayaran tetap yang dilakukan BPJS Kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas.

Dana itu digunakan untuk membayar jasa pelayanan kesehatan dan mendukung operasional pelayanan kesehatan.

Baca Juga:  Sinergi Babinsa dan Petani: Panen Sukses di Lahan 1,5 Hektare Desa Sumberurip

Besaran dana kapitasi tidak bergantung pada jumlah atau jenis layanan kesehatan yang diberikan, melainkan didasarkan pada jumlah peserta BPJS yang terdaftar di FKTP tersebut.

Elya juga menegaskan bahwa perubahan sistem pengelolaan dana kapitasi dilakukan secara bertahap sejak tahun 2015.

Saat itu, Dinas Kesehatan masih memiliki tanggung jawab dalam pengarahan dan pelaporan dana kapitasi.

Namun, sejak 2021, lanjut Elya, puskesmas diberi otonomi penuh dalam mengelola dana tersebut.

“Kalau ada isu pemotongan, saya tegaskan itu tidak benar. Dana langsung dari pusat ke puskesmas tanpa ada campur tangan Dinas Kesehatan,” tegasnya.

Dengan pernyataan tersebut, Elya berharap masyarakat dapat memahami proses pengelolaan dana kapitasi dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang tidak berdasar. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB