Dana Potongan BSPS di Sumenep Mengalir Jauh

- Redaktur

Jumat, 17 Januari 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dugaan korupsi BSPS di Sumenep, dan harapan warga yang terkikis oleh praktik busuk. @by_News9.id

Foto: Dugaan korupsi BSPS di Sumenep, dan harapan warga yang terkikis oleh praktik busuk. @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Dugaan praktik korupsi dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep kian terkuak.

Program yang seharusnya memberikan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah ini justru diduga dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk keuntungan pribadi.

Berdasarkan pengakuan sejumlah penerima manfaat, terjadi pemotongan dana hingga Rp 4,7 juta per unit rumah, jauh dari jumlah yang dijanjikan pemerintah.

Pemotongan tersebut diduga melibatkan Koordinator Kabupaten (Korkab) yang disebut-sebut mengambil Rp 3,5 juta, sementara Rp 1,2 juta menjadi “jatah” pendamping.

“Kami berharap bantuan ini bisa memperbaiki rumah kami. Tapi sebelum diterima, uangnya sudah dipotong,” ujar seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya.

Masyarakat yang menjadi korban mengaku telah melaporkan praktik tersebut kepada pihak berwenang.

Baca Juga:  Putusan Banding Sudah Final, Tersangka Mas’oda Terancam Dijemput Paksa

Namun, hingga kini, belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.

Hal itu menimbulkan kekecewaan besar di kalangan penerima bantuan.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Kabupaten (Korkab) Sumenep, Rizki Pratama, hanya memberikan pernyataan singkat melalui pesan singkat.

“Itu semua tidak benar, mas,” tulisnya tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Upaya untuk mendapatkan keterangan tambahan pun tidak membuahkan hasil.

Baca Juga:  Bupati Daftarkan 152 Atlet Sumenep ke BPJS Ketenagakerjaan

Sikap tertutup ini semakin memperkuat kecurigaan masyarakat bahwa ada sesuatu yang disembunyikan.

Praktik korupsi ini tak hanya menyangkut uang miliaran rupiah, tetapi juga menggugurkan harapan ribuan keluarga di Sumenep untuk mendapatkan tempat tinggal layak.

Banyak warga yang kini hanya bisa berharap pemerintah pusat segera turun tangan dan menggelar audit menyeluruh atas penyaluran dana BSPS tersebut.

“Kami butuh tindakan nyata, bukan sekadar janji. Jika ini dibiarkan, nasib kami tidak akan berubah,” ungkap salah satu penerima bantuan dengan nada putus asa.

Apakah dugaan korupsi ini akan diusut hingga tuntas, atau justru hilang dalam belitan birokrasi? Masyarakat Sumenep menanti keadilan dan tindakan tegas dari pihak berwenang. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru