Fauzi AS Desak BPKP Segera Audit Program BSPS Sumenep 2024

- Redaktur

Senin, 17 Februari 2025 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Fauzi AS, pengusaha muda sekaligus pemerhati kebijakan publik, @by_News9.id

Foto: Fauzi AS, pengusaha muda sekaligus pemerhati kebijakan publik, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Polemik dugaan pemotongan anggaran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Sumenep tahun 2024 terus disorot publik.

Salah satunya datang dari Pemerhati kebijakan publik, Fauzi AS, menilai bahwa praktik tersebut harus segera diusut tuntas oleh pihak berwenang.

Menurutnya, BSPS merupakan program pro-rakyat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Oleh karena itu, jika ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melakukan pemotongan anggaran, hal tersebut harus segera disikapi dengan tegas.

“Apalagi, nominal pemotongan anggaran BSPS di Sumenep sangat fantastis, mencapai 30 hingga 40 persen dari total anggaran. Dengan jumlah penerima lebih dari 5.000 orang, angka ini jelas merugikan masyarakat,” ujar Fauzi AS, Minggu (16/2/2025) malam.

Pria yang dikenal dengan brand “Mami Muda” ini mengungkapkan bahwa total anggaran BSPS Sumenep pada tahun 2024 mencapai lebih dari Rp 100 miliar.

“Jika pemotongan berkisar antara 30 hingga 40 persen, maka potensi kerugian negara bisa mencapai puluhan miliar rupiah,” terangnya.

Fauzi AS menegaskan perlunya kehadiran Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengaudit dana BSPS secara menyeluruh.

“BPKP memiliki tugas utama sebagai pengawas keuangan dan pembangunan, sehingga sangat penting untuk mengetahui berapa besar kerugian negara yang terjadi,” katanya.

Ia juga menyebut bahwa dugaan korupsi tersebut melibatkan pihak-pihak yang bukan orang sembarangan.

Baca Juga:  Pledoi Terdakwa Kasus Kekerasan Anak, Ibu Korban Khawatir Kaburkan Keadilan

Oleh karena itu, lanjut pengusaha muda ini, diperlukan pengawasan yang lebih ketat dan transparan.

“BPKP bisa mengawali dengan melakukan audit, kemudian hasilnya dapat dilimpahkan kepada aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Agung atau KPK,” tambahnya.

Fauzi AS menekankan bahwa proses hukum kasus tersebut harus dilakukan secara independen dan tidak hanya ditangani di tingkat lokal.

“Kalau hanya diproses di tingkat daerah, khawatir nanti ada intervensi atau kasusnya malah mandek,” ujarnya.

Dengan besarnya dugaan penyimpangan anggaran BSPS Sumenep, ia berharap agar aparat penegak hukum bertindak cepat dan profesional.

“Masyarakat butuh kejelasan, jangan sampai dana yang seharusnya membantu mereka justru disalahgunakan,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB

FOTO: H. Gufron, saat proses pembelian dengan pemeriksaan dan penilaian kualitas tembakau di gudang utama Haswal Group. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Siap Serap Hasil Panen Tembakau, Haswal Group Buka Pembelian Perdana

Senin, 24 Agu 2026 - 14:51 WIB