Diduga Terlibat Perselingkuhan, Seorang Pria Diamankan dari Amukan Massa di Sampang

- Redaksi

Kamis, 17 April 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Masa grebek W (42) di rumah I (30) saat berselingkuh. @by_News9.id

Foto: Masa grebek W (42) di rumah I (30) saat berselingkuh. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Seorang pria berinisial W nyaris menjadi korban amukan massa di Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Rabu malam (16/4/25), setelah diduga berada di rumah seorang perempuan yang diketahui bersuami.

Kehadiran W di kediaman perempuan berinisial I (30) memicu kemarahan warga.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, W yang berasal dari Desa Pancor, Kecamatan Ketapang, sempat diamankan warga karena diduga menjalin hubungan tidak pantas dengan I, sementara suami perempuan tersebut diketahui bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

Baca Juga:  Diduga Sarat Korupsi, Program BSPS 2023 di Sumenep Jadi Ajang Bancakan

Aksi warga tersebut sempat memanas, namun berhasil diredam setelah aparat kepolisian dari Polsek Karang Penang tiba di lokasi dan segera mengamankan pria berusia 42 tahun itu.

Kapolres Sampang, AKBP Hartono, membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menyampaikan bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap W untuk memastikan motif di balik kejadian.

“Petugas kami bergerak cepat untuk mencegah potensi tindakan main hakim sendiri. Saat ini, saudara W sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolres saat dikonfirmasi, Kamis (17/4/2025).

Dari keterangan warga, diketahui bahwa W sudah beberapa kali terlihat mendatangi rumah I, yang memicu keresahan dan kecurigaan masyarakat setempat.

Baca Juga:  GAWAT Temukan Kejanggalan Proyek Rabat Beton di Sampang

Situasi memuncak ketika warga memergoki keberadaan W di dalam kamar rumah perempuan tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, serta menyerahkan penanganan kasus semacam ini kepada aparat penegak hukum.

Baca Juga:  SKAB Ilegal Marak, Pengusaha Tambang Resmi Meradang

Kasus ini menyoroti pentingnya menjaga ketertiban sosial dan mendorong penyelesaian persoalan secara hukum tanpa melibatkan aksi kekerasan atau penghakiman sepihak. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB