Dugaan Korupsi Massal BSPS 2024, Empat Kecamatan Dipanggil Kejari Sumenep

- Editorial Team

Kamis, 17 April 2025 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (Istimewa) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep. @by_News9.id

Foto: (Istimewa) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2024 terus digencarkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep.

Sebelumnya, Kejari telah memeriksa lima desa di Kecamatan Saronggi dan Kecamatan Kalianget pada Rabu, 9 April 2025, serta empat desa dari dua kecamatan lainnya pada Senin, 14 April 2025, Kejari kembali menjadwalkan pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga:  Voice Note Razia Ranmor di Sampang Viral, Begini Kata Kasatlantas

Kali ini, giliran beberapa desa dari empat kecamatan yang akan diperiksa pada Senin, 21 April 2025 mendatang.

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari proses pemanggilan terhadap total 150 desa yang diduga terlibat dalam penyimpangan pelaksanaan program BSPS.

Dugaan tersebut mencuat berdasarkan laporan masyarakat yang mencurigai adanya ketidaksesuaian hasil pembangunan dan indikasi pemotongan bantuan yang seharusnya diterima secara utuh oleh penerima manfaat.

Baca Juga:  12 Kades di Sumenep Dipanggil Kejati Jatim Terkait Dugaan Korupsi Program BSPS

Selain itu, gaya hidup mencolok sejumlah pihak yang terlibat dalam program tersebut turut memperkuat dugaan adanya penyalahgunaan dana bantuan.

Kondisi tersebut memicu perhatian publik dan mendorong Kejari untuk bergerak cepat.

Meski langkah Kejari Sumenep belum sepenuhnya mendapat dukungan dari semua pihak, proses penegakan hukum tetap dijalankan.

Baca Juga:  Solar Ilegal Diduga Milik Badar Lolos dari Jerat Hukum

Mereka yang “bermain di air keruh” dalam program bantuan tersebut tampaknya harus bersiap menghadapi konsekuensi hukum.

Kejari menegaskan komitmennya untuk menuntaskan penyelidikan secara transparan demi memastikan bahwa program BSPS benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru

FOTO: Korban saat di evakuasi dari TKP. @by_News9.id

PERISTIWA

Motor Terperosok ke Jurang 7 Meter, Pengendara Meninggal Dunia

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:27 WIB

FOTO: Skuad Garuda saat melawan Singapura pada laga Grup A. @by_News9.id

OLAHRAGA

Timnas Indonesia Tundukkan Singapura 2-0

Minggu, 27 Sep 2026 - 15:03 WIB

FOTO: Agus Dwi Saputra, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Dorong Tenaga Kerja Lokal Terserap Dunia Industri

Minggu, 27 Sep 2026 - 07:11 WIB