Jeritan PKL Sumenep: Antara Penertiban dan Harapan Hidup

- Redaktur

Selasa, 29 April 2025 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Koordinator PKL, Ricky Cilok, bersama para PKL jalan Diponegoro saat menyampaikan surat terbuka kepada Bupati Sumenep, @by_News9.id

Foto: Koordinator PKL, Ricky Cilok, bersama para PKL jalan Diponegoro saat menyampaikan surat terbuka kepada Bupati Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tergabung dalam Paguyuban PKL Jalan Diponegoro menyampaikan permohonan resmi kepada Bupati Sumenep.

Dalam surat terbuka yang dibacakan oleh Koordinator PKL, Ricky Cilok, menyuarakan harapan agar pemerintah daerah lebih peduli terhadap kelangsungan usaha rakyat kecil.

Permohonan tersebut muncul di tengah penertiban rutin oleh Satpol PP yang dinilai para pedagang belum disertai solusi yang berpihak pada pelaku usaha mikro.

Baca Juga:  Dana Raksasa Mengendap, Menkeu Desak Kejelasan Koperasi Desa Merah Putih

Para PKL memohon izin untuk tetap berjualan di sepanjang Jalan Diponegoro, yang menjadi pusat utama penghidupan mereka.

Selain itu, mereka meminta agar rombong atau gerobak dagang yang sebelumnya disita oleh petugas dikembalikan dalam kondisi baik, tanpa kerusakan.

Mereka juga menegaskan kesiapan untuk mematuhi peraturan, asalkan terdapat komunikasi dan pendekatan yang manusiawi.

“Kami tidak menolak aturan. Kami hanya ingin ada dialog yang adil. Harapan kami sederhana, agar Bapak Bupati lebih peduli kepada nasib kami para PKL dan pelaku UMKM. Kami hanya ingin bekerja demi menghidupi keluarga,” ungkap Ricky Cilok, Senin malam (28/4/2025).

Lebih jauh, para pedagang berharap adanya program pembinaan dan penyediaan fasilitas pendukung dari pemerintah daerah untuk menjaga kelangsungan usaha mereka secara legal dan tertib.

Baca Juga:  Kadisperkimhub Sumenep Diam-Diam Datang ke Kejati Jatim

Aspirasi tersebut mencerminkan suara rakyat kecil yang tidak hanya membutuhkan ketertiban, tetapi juga perlindungan dan keberpihakan.

Para PKL berharap pemerintah dapat menjadi mitra, bukan sekadar penertib. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bos HM Target Serap 1.000 Ton Tembakau
Komitmen Canteng Koneng Pertahankan Mutu Batik Khas Sumenep 
Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS, Bupati Fauzi Dorong Transaksi Digital
Pakar Media dan SDM Rekomendasikan E-book “Yudi The Connector” Sebagai Peta Menuju Kebahagiaan
Owner Asia Jaya Group Ajak Pengusaha Aplikasikan Nilai Kebaikan Melalui E-book “Yudi The Connector”
Ingin Perluas Networking, Asisten Penasihat Khusus Presiden RI Rekomendasikan E-Book “Yudi The Connector”
e-book “Yudi The Connector” Curi Perhatian Sandiaga Uno
BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Literasi Keuangan Pelajar Lewat SimPel Digital Berbasis QRIS
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bos HM Target Serap 1.000 Ton Tembakau

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:09 WIB

Komitmen Canteng Koneng Pertahankan Mutu Batik Khas Sumenep 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:17 WIB

Belanja Kuliner Rp1 dengan QRIS, Bupati Fauzi Dorong Transaksi Digital

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:15 WIB

Pakar Media dan SDM Rekomendasikan E-book “Yudi The Connector” Sebagai Peta Menuju Kebahagiaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:25 WIB

Owner Asia Jaya Group Ajak Pengusaha Aplikasikan Nilai Kebaikan Melalui E-book “Yudi The Connector”

Berita Terbaru

FOTO: Bos HM, hari ini mulai membuka gudang pembelian tembakau di Desa Daramista, @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Bos HM Target Serap 1.000 Ton Tembakau

Kamis, 20 Agu 2026 - 11:53 WIB