Mutasi Kasubbag TU Blunder, Kepala Puskesmas Pragaan Luput dari Evaluasi

- Redaktur

Sabtu, 31 Mei 2025 - 02:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Baharudin Mutheri, S.Kep, Ns., Kepala Puskesmas (Kapus) Pragaan. @by_News9.id

Foto: Baharudin Mutheri, S.Kep, Ns., Kepala Puskesmas (Kapus) Pragaan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Ketiadaan tabung gas oksigen di Puskesmas Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep pada 13 Mei 2025 terus memicu polemik panas di tengah masyarakat.

Kejadian yang dinilai mencerminkan kelalaian serius itu menimbulkan pertanyaan publik terkait siapa pihak yang semestinya bertanggung jawab.

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep pun menjadi sorotan.

Pasalnya, hasil evaluasi internal yang dilakukan pada 22 Mei 2025 menyimpulkan bahwa ketiadaan oksigen tersebut merupakan bentuk kelalaian dari pengelola tata usaha dalam pengadaan sarana dan prasarana di UPT Puskesmas Pragaan.

Baca Juga:  Sadis! Petani Sampang Tewas Ditusuk Bambu Pisau di Sawah

Sebagai tindak lanjut, Dinkes P2KB hanya memutasi Kasubbag Tata Usaha (TU), Naiem, ke Puskesmas Kecamatan Ganding mulai 1 Juni hingga 31 Desember 2025.

Keputusan tersebut menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk Komisi IV DPRD Sumenep.

Anggota Komisi IV, Mulyadi, menyebut langkah Dinkes P2KB tidak sejalan dengan aspirasi masyarakat yang disuarakan melalui aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.

“Jika merujuk pada tuntutan massa aksi saat itu, ada dua poin penting: mengganti Kepala Puskesmas dan mengganti Kasubbag TU,” tegas Mulyadi.

Ia menambahkan, dalam pertemuan mediasi antara perwakilan massa aksi dan Dinkes P2KB di ruang Komisi IV pada 22 Mei lalu, Kepala Dinkes telah menyanggupi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran di Puskesmas Pragaan.

Baca Juga:  Mayat Warga Sumenep Ditemukan Membusuk di Rumah Kontrakan

Namun hingga saat ini, Komisi IV belum menerima laporan resmi hasil evaluasi tersebut.

“Terkait keputusan mutasi terhadap Kasubbag TU, itu sepenuhnya keputusan Dinkes. Kami masih menunggu kelanjutan evaluasi menyeluruh seperti yang dijanjikan,” tandasnya.

Situasi tersebut semakin memperkeruh kepercayaan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas birokrasi di sektor layanan kesehatan, khususnya dalam penanganan fasilitas vital seperti oksigen medis. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang saat membagikan bendera merah putih. @by_News9.id

DAERAH

Momen HUT RI, Polisi Sampang Bagikan Bendera dan Edukasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:35 WIB