Tak Pernah Padam, Semangat Abdurrahman Fahmi Warnai Banyuwangi Ethno Carnival 2025

- Penulis

Minggu, 13 Juli 2025 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Acara gemerlapnya panggung Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) Fahmi berdiri tegak dengan penuh senyuman, @by_News9.id

FOTO: Acara gemerlapnya panggung Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) Fahmi berdiri tegak dengan penuh senyuman, @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Semangat tak pernah kendor dari seorang pemuda warga Banyuwangi, Terlihat jelas Senyum dan tawa tak pernah luntur dari wajah Abdurrahman Fahmi,Yang tampil 2 (Dua) kali di acara gemerlapnya panggung Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) Fahmi berdiri tegak dengan penuh senyuman, Dua kali tampil dengan busana sarat akan makna dan arti kebudayaan di Banyuwangi Fahmi memukau para penonton yang melihatnya.

Abdurrahman Fahmi,Pemuda kelahiran 9 Februari 2025 ini Bangga bisa tampil dan ikut memeriahkan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC).

Di akui Fahmi Untuk menjadi peserta di ajang festifal ini membutuhkan seleksi yang sangat ketat. Namun tidak membuat surut semangat Pemuda kelahiran 9 Februari 2005 ini, dua kali ia mengikuti seleksi masih belum juga membuahkan hasil.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertama di tahun 2022 dan kedua pada 2023. Namun dengan semangat yang tinggi kini di tahun 2024 mimpinya yang sempat terpendam sejak duduk dibangku sekolah kini sudah terwujud, Penampilan perdana Fahmi di tahun 2024 sangat memukau ,kini di tahun 2025 Fahmi tampil kembali dengan mengusung tema ‘Ngelukat’, pada Sabtu, (12/7/2025).

Baca Juga:  Dugaan Skandal Ijazah Palsu, Oknum Anggota Dewan Sumenep Mangkir dari Panggilan Polda Jatim

Putra ketiga pasangan Gatot Kurnianta dan Riva Azwarini. Baginya, keikutsertaannya di BEC lebih dari sekadar ajang unjuk diri.

Menurutnya, itu adalah manifestasi cinta terhadap tanah kelahirannya Bumi Blambangan,seni dan budaya inilah yang mendorong Fahmi untuk tampil di ajang BEC

“Saya sebagai pemuda di banyuwangi ingin ikut serta dalam mengembangkan seni dan budaya Banyuwangi,Melalui ajang Festival ini saya sangat berharap besar dunia melihat aneka ragam kebudayaan dan kesenian yang ada di kota Banyuwangi tercinta ini “Tutur Fahmi dengan raut wajah senyuman gembira usai mengikuti acara BEC.

Dia menjelaskan, ketertarikannya pada BEC juga didorong oleh kreativitas dan inovasi model busana yang selalu disesuaikan dengan tema.

Baca Juga:  Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2025, Dentuman Madura Menggema ke Nusantara

Maka dari itu, agar dapat tampil maksimal, persiapan Fahmi tidak main-main. Salah satunya, selalu menjaga komunikasi intensif dengan orang tua dan tim kreatornya.

“Pesan Saya kepada para pemuda ,Kalau ingin sukses dalam segala hal ,jangan pernah malu untuk meminta doa kedua orang tua dan juga ajak untuk berdiskusi,jangan pernah lelah untuk meminta nasehat orang tua,” tambah Fahmi.

Pada BEC 2025 kali ini Fahmi membawakan kostum yang berfokus pada tema Sunatan. Kostumnya pun dirancang dengan penuh detail, menampilkan hiasan layaknya dekorasi kuda atau jaranan yang biasa sering kita jumpai di kegiatan – kegiatan kampung di wilayah banyuwangi.

Baca Juga:  Haul Raja-Raja Madura dan Hari Santri Nasional Warnai Malam Khidmat di Keraton Sumenep

Kostum yang dibawakan oleh Fahmi seolah-olah menggambarkan anak yang baru selesai disunat dan diarak sambil menaiki kuda, sebuah tradisi yang masih dijaga di beberapa daerah, khususnya Banyuwangi

“Kami selaku orang tua dari Fahmi Sangat bangga,ia anaknya pantang menyerah dan selalu bersemangat,apa yang ia inginkan selalu ia kejar,saya selaku orang tuanya selalu memberikan motifasi sekaligus mensuport apa yang selalu diinginkan anak saya,Semoga doa dan dorongan dari orang tua bisa membawa Fahmi menuju ke suksesan.Amin.ini adalah proses bagi fahmi untuk mewujudkan kedewasaan dan kemandirian ” ujar Ayah Fahmi, Gatot Kurnianta.

Semoga dengan penampilan dan perjuangan Fahmi bisa memberikan contoh bagi pemuda lainya untuk selalu komunikasi serta meminta doa dari ke dua orang tua. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu
Doa Sang Proklamator 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Merawat Nasionalisme
Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial
BPRS Bhakti Sumekar Angkat Tari Mowang Sangkal ke Panggung Edukasi
Festival Ketupat 2026, Tradisi Lama Disulap Jadi Pesta Kreatif Memikat
Warisan Leluhur Tak Lekang Zaman: Seblang Olehsari Kembali Hidupkan Spirit Tradisi Using
Arca Dewa Wisnu di Area Keraton Sumenep
Ketika Ketetapan Busana Dijadikan Titah Kekuasaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:27 WIB

Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:16 WIB

Doa Sang Proklamator 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Merawat Nasionalisme

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:58 WIB

Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial

Jumat, 17 April 2026 - 12:08 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Angkat Tari Mowang Sangkal ke Panggung Edukasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:13 WIB

Festival Ketupat 2026, Tradisi Lama Disulap Jadi Pesta Kreatif Memikat

Berita Terbaru

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB