Sempat Hilang Dua Hari, Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal

- Editorial Team

Jumat, 25 September 2026 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Penemuan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di area tanah tegal. @by_News9.id

FOTO: Penemuan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di area tanah tegal. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Warga Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di area tanah tegal dataran tinggi Dusun Aengnyior, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Korban diketahui bernama Saniye (62), warga Dusun Lobuk, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto.

Kapolsek Bluto menjelaskan, penemuan bermula ketika seorang warga bernama Sahari berada di sekitar area tanah tegal.

Saat itu, Sahari mendapat informasi dari seorang laki-laki yang sedang mencari rumput untuk ternak bahwa terdapat seseorang dalam posisi terlentang di lokasi tersebut.

Informasi itu kemudian disampaikan kepada perangkat Desa Lobuk.

Baca Juga:  Distribusi Bapang Serentak di Kecamatan Kromengan Banyak Belum Tepat Sasaran 

Sahari bersama Sekretaris Desa Lobuk Rifqi Hufron dan Kepala Dusun Lobuk Joni Suharto selanjutnya mendatangi lokasi untuk memastikan laporan tersebut.

Setibanya di lokasi, mereka mendapati seorang perempuan telah meninggal dunia.

Korban kemudian diketahui merupakan Saniye, warga setempat.

Perangkat desa selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Bluto.

Petugas kepolisian bersama pihak Puskesmas Bluto kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan awal.

Jenazah selanjutnya dievakuasi ke rumah duka di Dusun Lobuk RT 007/RW 002, Desa Lobuk.

Keterangan keluarga mengungkap bahwa Saniye telah meninggalkan rumah sejak Selasa (22/9/2026) tanpa berpamitan.

Baca Juga:  DPRD Desak Bupati Sumenep Evaluasi Kapus Masalembu

Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian dan menyebarkan informasi mengenai keberadaan korban melalui media daring.

Sehari sebelum ditemukan meninggal dunia, tepatnya Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, korban sempat terlihat warga berjalan kaki di Jalan PUD/Jalan Desa Dusun Aengnyior.

Saat ditegur, korban tidak memberikan respons dan kemudian terus berjalan tanpa menggunakan alas kaki.

Keluarga juga menyampaikan bahwa korban telah mengalami gangguan kejiwaan sejak lama.

Namun, kondisi tersebut tidak dapat dijadikan sebagai kesimpulan mengenai penyebab kematian.

Hingga kini, penyebab pasti korban meninggal dunia masih belum diketahui dan memerlukan pendalaman lebih lanjut.

Baca Juga:  Penantian Enam Tahun di Atas Janji Pernikahan Berujung Kekecewaan Menuntut Keadilan 

Petugas Polsek Bluto telah mendatangi dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, meminta keterangan sejumlah saksi, melakukan dokumentasi serta mengumpulkan bahan keterangan dari warga sekitar.

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Sementara itu, pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan visum terhadap jenazah dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Hingga penanganan awal dilakukan, belum ditemukan kesimpulan resmi mengenai penyebab kematian Saniye.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Ifal

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan KDMP Badur Tuai Kritik: Kejar Progres, Kualitas Bangunan Terabaikan
PNS Ngopi Saat Upacara Bupati, Ipung: Jangan Sampai Jadi “PNS Pap Pa’an”
Menu MBG Tak Berselera, Warga Masalembu Desak SPPG Shohibul Qur’an Dievaluasi
Siswa “Lompat Empat Kelas” di Sampang, Dewan Pendidikan Minta Pemeriksaan Transparan dan Berbasis Data
Siswa Lompat Empat Kelas di Sampang, Ternyata Anak Bendahara Sekolah
Warga Tambelangan Sampang Tewas Dibunuh OTK
Pria 70 Tahun Tewas di Ladang Tebu Probolinggo, Polisi Selidiki Penyebabnya
Angin Kencang Robohkan Atap Rumah Warga Pakuniran, BPBD Probolinggo Salurkan Bantuan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 23:45 WIB

Sempat Hilang Dua Hari, Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal

Jumat, 25 September 2026 - 10:06 WIB

Pembangunan KDMP Badur Tuai Kritik: Kejar Progres, Kualitas Bangunan Terabaikan

Selasa, 22 September 2026 - 14:41 WIB

Menu MBG Tak Berselera, Warga Masalembu Desak SPPG Shohibul Qur’an Dievaluasi

Selasa, 22 September 2026 - 14:26 WIB

Siswa “Lompat Empat Kelas” di Sampang, Dewan Pendidikan Minta Pemeriksaan Transparan dan Berbasis Data

Senin, 21 September 2026 - 19:58 WIB

Siswa Lompat Empat Kelas di Sampang, Ternyata Anak Bendahara Sekolah

Berita Terbaru

FOTO: Penemuan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di area tanah tegal. @by_News9.id

PERISTIWA

Sempat Hilang Dua Hari, Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal

Jumat, 25 Sep 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Warga dari dua desa yang bahu-membahu memperbaiki jalan. @by_News9.id

SOSIAL

Warga Sampang Swadaya Jalan 800 Meter dalam 5 Hari

Jumat, 25 Sep 2026 - 18:05 WIB