Residivis Curanmor, Kadus Prenduan Kembali Jadi Terdakwa

- Editorial Team

Kamis, 21 Agustus 2025 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (ilustrasi) Terdakwa AF, yang merupakan Kepala Dusun Kampung Pesisir, Desa Prenduan. @by_News9.id

FOTO: (ilustrasi) Terdakwa AF, yang merupakan Kepala Dusun Kampung Pesisir, Desa Prenduan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Seorang residivis asal Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menjadi terdakwa.

AF, yang merupakan Kepala Dusun Kampung Pesisir, ditangkap tim Resmob Satreskrim Polres Sumenep atas dugaan terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor (curanmor).

Penangkapan tersebut dilakukan pada Senin (21/4/2025) setelah polisi menerima laporan dari masyarakat.

Kasus itu bermula saat Ruspandi, warga Desa Kaduara Timur, kehilangan motor Honda Beat warna pink-hitam yang dititipkan di rumah orang tuanya tersangka AF.

Ironisnya, korban mengaku harus menebus kendaraannya sendiri dengan membayar Rp2 juta kepada AF, sebelum akhirnya motor dikembalikan.

“Saat dikembalikan, kondisi motor rusak. Kontak jebol, spion hilang, dan plat nomor juga tidak ada,” ungkap Ruspandi, Kamis (21/8/2025).

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa AF bukan orang baru dalam dunia kriminal.

Baca Juga:  Kedapatan Sabu, Pria 41 Tahun di Pamolokan Ditangkap Polisi

Sebelumnya, AF pernah ditangkap dalam kasus pencurian mobil di Kabupaten Pamekasan.

“Dulu juga pernah ditangkap karena mencuri mobil di Pamekasan. AF ini memang residivis. Padahal statusnya perangkat desa, tapi kelakuannya meresahkan,” tegas Ruspandi.

Kini, kasus AF memasuki sidang ketiga di Pengadilan Negeri (PN) Sumenep, Kamis (21/8/2025).

Sidang digelar di gedung lama DPRD Sumenep yang saat ini difungsikan sebagai ruang sidang perkara.

Baca Juga:  Diduga Kelabui Aparat, Sabung Ayam di Batuputih Dikemas Lomba Berhadiah Motor

Dalam persidangan tersebut, korban bersama sejumlah saksi menjalani pemeriksaan pertama di hadapan majelis hakim.

Pihak korban mendesak hakim menjatuhkan hukuman berat terhadap AF.

“Residivis yang justru menjabat perangkat desa jelas merusak kepercayaan publik. Hakim harus berani menjatuhkan hukuman maksimum agar ada efek jera,” ujar korban.

Dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) lama yang berlaku hingga 2026, memang tidak ada pasal khusus yang mengatur residivis curanmor.

Namun, Pasal 486–489 KUHP mengatur bahwa pelaku pengulangan tindak pidana dapat dijatuhi hukuman tambahan hingga sepertiga dari ancaman maksimum.

Baca Juga:  Pembunuh Pria Dilahan Kosong Desa Tebanah Sampang Ternyata Seorang Janda Tetangga Korban

Sementara pasal utama yang menjerat AF adalah Pasal 362 KUHP:

“Barang siapa mengambil sesuatu barang yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda.”

Hingga berita ini dinaikkan, Pengadilan Negeri (PN) Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait jalannya sidang.

Kini, masyarakat Pragaan berharap aparat penegak hukum benar-benar menindak tegas kasus tersebut, mengingat perbuatan AF bukan kali pertama dan sudah membuat keresahan warga. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Penebangan Pohon, Polresta Sumenep Naikkan Status Asmawi Jadi Tersangka
Curanmor Probolinggo Makin Nekat, Honda Beat Raib Hanya Lima Menit di Sumberasih
Aksi di Mapolresta Sumenep, PPD Desak Polisi Tangkap Asmawi
Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Kasus Penebangan Pohon, Polresta Sumenep Naikkan Status Asmawi Jadi Tersangka

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Curanmor Probolinggo Makin Nekat, Honda Beat Raib Hanya Lima Menit di Sumberasih

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Aksi di Mapolresta Sumenep, PPD Desak Polisi Tangkap Asmawi

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Berita Terbaru