Kompensasi Biskuit dan Susu Kotak di Darunnajah Disorot, Diduga Rugikan Negara

- Redaktur

Jumat, 26 September 2025 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kompensasi Biskuit dan Susu Kotak dari Kepala SPPG Yayasan Darunnajah, @by_News9.id

FOTO: Kompensasi Biskuit dan Susu Kotak dari Kepala SPPG Yayasan Darunnajah, @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Janji kompensasi dari Kepala SPPG Yayasan Darunnajah, Desa Jungkarang, menuai sorotan tajam.

Ketua Pusat Perwakilan Cabang (PPC) Pemuda Indonesia Jaya (PIJ) Kabupaten Sampang, Zainal Abidin, menilai pemberian makanan kering yang disebut sebagai kompensasi itu tidak layak dan berpotensi merugikan negara.

Kepada wartawan, Jumat, (26/9), Zainal Abidin mengungkapkan isi kompensasi yang dibagikan sehari sebelumnya, Kamis, (25/9).

Paket yang diklaim memenuhi standar gizi tersebut ternyata hanya berisi dua bungkus kecil biskuit Roma dan satu kotak susu Indomilk. Jika diuangkan, kata dia, nilainya tak sampai Rp10 ribu.

“Bagaimana mungkin kompensasi dengan nilai sekecil itu bisa dianggap memenuhi standar gizi? Ini jelas menguntungkan penyedia dapur, bukan masyarakat,” ujar Zainal.

Menurutnya, praktik semacam ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut penggunaan keuangan negara.

Baca Juga:  Madura Culture Festival 3, Merajut Persaudaraan Lewat Panggung Budaya

Ia menilai lemahnya pengawasan di dapur penyedia menjadi pintu masuk terjadinya penyimpangan.

Aktivis Sampang tersebut mendesak aparat penegak hukum (APH) segera turun tangan.

“Kasus ini harus diusut tuntas agar ada efek jera bagi penyedia nakal yang hanya mencari untung tanpa memperhatikan hak penerima kompensasi,” punkasnya.

Di beritakan sebelumnya Rabu (24/9). Ratusan Siswa di berbagai lembaga pendidikan di Dusun Airmata Desa Jungkarang Kecamatan Jrengik Sampang, tidak mendapatkan jatah makan dari Dapur Yayasan Darunnajah, hingga jam pulang sekolah pada senin (22/9).

“Anak-anak kami kecewa, sudah menunggu sampai jam 12 siang tapi tidak ada makanan yang datang,” ujar seorang wali murid yang enggan disebut namanya. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB