Pelayanan Desa Paseyan Diprotes, Urus SPPT Harus Cari Sekdes ke Rumah

- Redaktur

Kamis, 2 Oktober 2025 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pelayanan administrasi di Desa Paseyan, Kecamatan / Kabupaten Sampang. @by_News9.id

FOTO: Pelayanan administrasi di Desa Paseyan, Kecamatan / Kabupaten Sampang. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Pelayanan administrasi di Desa Paseyan, Kecamatan / Kabupaten Sampang. Madura, kembali menuai sorotan.

Sejumlah warga mengeluhkan kesulitan mengurus berkas Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) yang menjadi syarat untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

SPPT merupakan dokumen penting yang harus dilampirkan petani agar dapat masuk dalam sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Melalui sistem itu, pemerintah menentukan jumlah pupuk subsidi berdasarkan luas lahan garapan petani.

Baca Juga:  "Gagas 'Kinetic Kindness', dalam E-Book "YUDI THE CONNECTOR", Aziz Holis (Docmark) Perkenalkan Cara Baru Ubah Kebaikan Jadi Daya Ungkit Ekonomi"

Namun, alih-alih mendapat pelayanan cepat, warga mengaku dipingpong saat mengurus berkas ke balai desa.

Perangkat desa disebut mengarahkan mereka langsung ke rumah sekretaris desa (sekdes). Namun, sekdes yang bersangkutan kerap sulit ditemui.

“Sebenarnya urusan ini bisa selesai cepat kalau perangkatnya ada. Tapi kami bolak-balik tidak ketemu orangnya,” kata seorang warga Paseyan kepada News9.id, Kamis (2/10).

Keluhan senada disampaikan warga lain. Mereka menilai pelayanan publik di tingkat desa semestinya mudah diakses, bukan justru bergantung pada keberadaan seorang aparat yang jarang masuk kantor.

“Masak harus ke rumah sekdes segala? Ini konyol. Pelayanan publik kok seperti main petak umpet,” ujar warga lainnya.

Kondisi ini menimbulkan kekecewaan warga yang merasa dipersulit secara tidak langsung.

Baca Juga:  BPBD Sampang Salurkan Bantuan untuk Rutilahu di Desa Baruh

Mereka mendesak pemerintah Desa melakukan evaluasi terhadap perangkat yang dianggap tidak responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Masyarakat berharap ada perbaikan pelayanan. Kalau perangkat sulit ditemui, bagaimana urusan warga bisa selesai?” tambah seorang warga.

Hingga berita ini diturunkan, Penjabat (Pj) Kepala Desa Paseyan, Akh. Ridhai, belum memberikan tanggapan. Konfirmasi melalui pesan WhatsApp yang dikirim News9.id tidak kunjung dibalas. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hanya Bawa Rp100 Ribu, Ibu di Sumenep Melahirkan dengan Bantuan UHC
Semarak Kemerdekaan RI dan HUT ke-25, Demokrat Sumenep Gelar Lomba Rakyat
Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas
Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT
Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua
Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah
Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator
HUT RI ke-81 di Masalembu: Merdeka dalam Seremoni, Terjajah oleh Ketertinggalan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Hanya Bawa Rp100 Ribu, Ibu di Sumenep Melahirkan dengan Bantuan UHC

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Semarak Kemerdekaan RI dan HUT ke-25, Demokrat Sumenep Gelar Lomba Rakyat

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Oknum anggota kepolisian berpangkat Brigpol berinisial RS. @by_News9.id

PERISTIWA

Oknum Polisi Polsek Masalembu Diduga Sering Bolos

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:20 WIB

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB