Haul Raja-Raja Madura dan Hari Santri Nasional Warnai Malam Khidmat di Keraton Sumenep

- Redaksi

Senin, 27 Oktober 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, (dua dari kiri) bersama Habib Muhammad Assegaf, (dua dari kanan). @by_News9.id

FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, (dua dari kiri) bersama Habib Muhammad Assegaf, (dua dari kanan). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali meneguhkan semangat kebersamaan dan keislaman melalui peringatan Haul Raja-Raja Madura dan Hari Santri Nasional 2025, Sabtu (25/10/2025) malam.

Acara bertema “Merajut Sejarah Menatap Masa Depan” itu digelar khidmat di Pendopo Keraton Sumenep dan dihadiri ribuan masyarakat, santri, tokoh agama, hingga pejabat daerah.

Momentum sakral itu turut menghadirkan para kiai dan ulama se-Madura, yang bersama-sama memanjatkan doa untuk para raja dan tokoh agama yang telah berjasa besar bagi kemajuan tanah Madura.

Baca Juga:  Pernyataan Raden Teguh Dinilai Menyinggung Profesi Jurnalis dan Mendegradasi Kerja Media

Peringatan tersebut juga diisi dengan tausiyah penuh makna oleh Habib Muhammad Assegaf, yang mengingatkan pentingnya meneladani perjuangan para pendahulu dalam menegakkan nilai-nilai Islam serta semangat kebangsaan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam sambutannya menegaskan kegiatan itu bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bentuk penghormatan terhadap jasa para leluhur yang telah membangun kejayaan Sumenep dan Madura.

“Kegiatan ini kita laksanakan untuk mengenang para pendahulu yang telah berjuang dan mewariskan kejayaan Sumenep, serta para ulama dan pejuang yang menanamkan nilai-nilai keislaman melalui pesantren,” ujar Bupati Fauzi.

Ia menambahkan, pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan cinta tanah air.

“Melalui pesantren, para santri tidak hanya mempelajari ilmu agama, tapi juga menumbuhkan semangat kebangsaan dan moralitas. Dari santrilah lahir banyak tokoh besar yang berkontribusi bagi bangsa,” imbuhnya.

Selain menjadi ajang doa bersama, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, ulama, dan pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai keislaman serta kebudayaan lokal yang menjadi jati diri Sumenep dan Madura. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu
Doa Sang Proklamator 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Merawat Nasionalisme
Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial
BPRS Bhakti Sumekar Angkat Tari Mowang Sangkal ke Panggung Edukasi
Festival Ketupat 2026, Tradisi Lama Disulap Jadi Pesta Kreatif Memikat
Warisan Leluhur Tak Lekang Zaman: Seblang Olehsari Kembali Hidupkan Spirit Tradisi Using
Arca Dewa Wisnu di Area Keraton Sumenep
Ketika Ketetapan Busana Dijadikan Titah Kekuasaan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:27 WIB

Gemerlap Petik Laut Rawatan Samudra 2026, Tradisi Leluhur Menjaga Laut Masalembu

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:16 WIB

Doa Sang Proklamator 2026, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Merawat Nasionalisme

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:58 WIB

Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial

Jumat, 17 April 2026 - 12:08 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Angkat Tari Mowang Sangkal ke Panggung Edukasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:13 WIB

Festival Ketupat 2026, Tradisi Lama Disulap Jadi Pesta Kreatif Memikat

Berita Terbaru

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB