Polda Jatim Harus Tangkap Provokator di Balik Kericuhan Pulau Kangean

- Redaktur

Rabu, 5 November 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kericuhan disertai pembakaran bangunan di Pulau Kangean, @by_News9.id

FOTO: Kericuhan disertai pembakaran bangunan di Pulau Kangean, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Insiden kericuhan disertai pembakaran bangunan di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Selasa malam (4/11/2025), menyita perhatian publik.

Aksi tersebut dinilai tidak sekadar konflik spontan masyarakat, melainkan sarat dengan indikasi provokasi terencana.

Aktivis mahasiswa asal Sumenep, Amir, menegaskan bahwa aparat penegak hukum, khususnya Polda Jawa Timur (Polda Jatim), harus segera bertindak tegas dan transparan untuk mengusut dalang di balik peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Polres Probolinggo Juara Kapolda Jatim Cup 2026 Rayon II, Taklukkan Tuan Rumah Polresta Malang Kota 3-1

Kericuhan yang terjadi pada malam hari itu cepat viral setelah akun TikTok @BK_dia03 menyiarkan peristiwa tersebut secara live, memperlihatkan kobaran api yang melahap beberapa bangunan.

Publik menilai situasi di Kangean kian rawan apabila tidak segera ditangani dengan langkah hukum yang jelas.

Ia menyebut, gelombang kekerasan tersebut bukanlah luapan emosi sesaat, tetapi kuat dugaan merupakan hasil manuver pihak tertentu yang ingin mengguncang stabilitas sosial di kepulauan Kangean.

Baca Juga:  Antrean Solar Subsidi Tak Berujung di Sumenep, Distribusi Diduga Sengaja Dikunci Mafia BBM

Aktivis menuntut Polda Jatim supaya segera mengidentifikasi dan menangkap seluruh pelaku provokasi, termasuk pihak yang diduga “menggerakkan” massa dari belakang layar.

Menjamin proses hukum yang transparan dan adil, agar publik tidak curiga bahwa insiden ini akan ditutup atau dibiarkan begitu saja.

Mereka menilai, pembiaran terhadap aktor-aktor provokatif hanya akan memperparah situasi dan mengikis kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Baca Juga:  Penjarahan Solar Subsidi di SPBU 54.694.13 Ganding Terbuka Lebar oleh Mafia BBM

Bila provokator tidak segera ditangkap, potensi konflik horizontal di Kangean bisa melebar dari konflik antar kelompok masyarakat hingga perebutan sumber daya alam dan isu politik praktis.

“Kami mendesak Polda Jatim untuk bertindak cepat, profesional, dan transparan. Jangan biarkan provokator merusak kedamaian masyarakat Kangean,” tegas Amir, salah satu perwakilan mahasiswa. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Karnaval HUT RI di Kecamatan Batang-Batang. @by_News9.id

OPINI

Karnaval Agustusan Apa Untungnya Bagi Negara?

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:05 WIB

FOTO: (ilustrasi) massa saat menurunkan bendera Merah Putih, menggantinya dengan bendera Bulan Bintang, @by_News9.id

OPINI

Perlunya Memaafkan Rakyat Aceh (?)

Minggu, 16 Agu 2026 - 14:39 WIB