Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak, Jalan di Bragung Jadi Simbol Gagalnya Kepemimpinan Desa

- Redaktur

Minggu, 16 November 2025 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Betapa parahnya kerusakan jalan di Dusun Reng Perreng, Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, @by_News9.id

FOTO: Betapa parahnya kerusakan jalan di Dusun Reng Perreng, Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Sebuah video berdurasi 2 menit 30 detik mendadak viral dan memancing kemarahan publik.

Rekaman itu memperlihatkan betapa parahnya kerusakan jalan di Dusun Reng Perreng, Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep.

Kondisi jalan yang oleh warga dijuluki sebagai “jalan macan”, karena gelap, sempit, berlubang, dan terasa seperti jalur menuju bahaya.

Jalan tersebut tampak nyaris tidak layak dilalui, bahkan lubang menganga di berbagai titik, permukaan jalan licin dan tidak rata, dan minim penerangan.

Warga menyebut kerusakan tersebut bukan hanya persoalan setahun dua tahun, tetapi sudah berlangsung puluhan tahun tanpa ada tanda-tanda perbaikan.

“Pemerintah Desa Ke Mana Saja?” tanya kecewa seorang warga yang enggan disebut namanya, Minggu (16/11/2025).

“Kemana pemerintah desa saat masyarakat bertahun-tahun melihat kondisi seperti ini? Anggaran desa dan dana desa itu sebenarnya untuk apa? Kami sangat menyayangkan sikap kepala desa yang membiarkan jalan ini rusak seperti jalur menuju kandang macan,” tegasnya dengan nada geram.

Keluhan itu bukan satu-satunya. Warga lain mengaku mereka seolah hidup tanpa pemimpin, meski dana desa terus turun setiap tahun.

“Kondisinya menyeramkan. Jalan sempit, gelap, licin, dan penuh lubang. Salah sedikit bisa jatuh, nyawa taruhannya. Sudah lama kami tinggal di sini, tapi dari dulu begini terus,” ungkap warga lain.

Mereka menuding pemerintah desa bertahun-tahun tidak menunjukkan niat memperbaiki akses vital tersebut.

Baca Juga:  Dari Pengawasan Pemilu ke Pengawasan Penyiaran, Yunus Ali Ghafi Resmi Jabat Komisioner KPID Jatim

Bahkan, membandingkan kondisi Reng Perreng dengan banyak desa lain di Sumenep yang jalannya kini mulus beraspal.

“Mau salip kendaraan saja tidak bisa. Tidak ada lampu, tidak ada perbaikan. Kami merasa seperti tidak punya pemimpin. Ya Allah, ampunilah dosa-dosa pemimpin desa kami,” ucap seorang warga dengan nada kecewa dan putus asa.

Kekecewaan warga memuncak hingga kini mereka berharap Pemerintah Kabupaten Sumenep turun tangan langsung.

Baca Juga:  Kolam Terbengkalai di Sampang Jadi Habitat Reptil, Ular Sepanjang 3 Meter Ditemukan Warga

Menurut warga, pemerintah desa sudah gagal total menangani persoalan yang sudah berlarut-larut itu.

“Kami minta Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, sekali saja turun ke desa kami. Lihat sendiri betapa parahnya jalan di sini. Jangan tunggu ada korban jiwa baru diperbaiki,” jelasnya.

Warga menegaskan bahwa kerusakan jalan tersebut bukan hanya menyulitkan aktivitas harian, tetapi juga menjadi simbol ketimpangan pembangunan di wilayah mereka.

Baca Juga:  Polres Lumajang Lakukan Olah TKP Penemuan Jenazah Bayi di Sukodono

Kerusakan jalan yang sudah puluhan tahun dibiarkan itu juga mempertegas adanya jurang besar dalam pemerataan pembangunan di Kabupaten Sumenep.

Sementara itu, warga Reng Perreng kini menunggu tindakan nyata, bukan janji, agar akses transportasi mereka bisa kembali layak dan aman. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Farid Azziyadi, Aktivis pemerhati petani. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

PT Djarum Belum Pastikan Serapan Tembakau Madura

Rabu, 26 Agu 2026 - 09:59 WIB