Dari Pengawasan Pemilu ke Pengawasan Penyiaran, Yunus Ali Ghafi Resmi Jabat Komisioner KPID Jatim

- Redaktur

Sabtu, 5 Juli 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Yunus Ali Ghafi (dua dari kanan) asal Desa Bundah, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, usai dilantik sebagai Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur periode 2025–2028. @by_News9.id

FOTO: Yunus Ali Ghafi (dua dari kanan) asal Desa Bundah, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, usai dilantik sebagai Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur periode 2025–2028. @by_News9.id

SURABAYA, NEWS9 – Perjalanan panjang Yunus Ali Ghafi dalam dunia pengawasan publik kini memasuki babak baru.

Pria kelahiran Desa Bundah, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, itu resmi dilantik sebagai Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur periode 2025–2028.

Pelantikan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (4/7), dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bersama Yunus, enam nama lainnya turut mengemban amanah sebagai komisioner baru, yaitu Aan Haryono, Fitratus Sakinah, Khoirul Huda, Malik Setiawan, Rosnindar Priyo Eko Rahardjo, dan Royin Fauziana.

Baca Juga:  Pasar Minggu atas Nama UMKM: Kebijakan Bupati Sumenep yang Justru Menenggelamkan Ekonomi Rakyat Kecil

Prosesi pelantikan turut dihadiri oleh Ketua KPI Pusat Ubaidillah Sadewa, jajaran pemerintah provinsi, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur.

Yunus bukan nama baru dalam dunia pengawasan publik. Sebelumnya, alumnus Universitas Bhayangkara (UBHARA) Surabaya ini dikenal sebagai mantan Komisioner Bawaslu Kabupaten Sampang.

Ia juga pernah menjabat sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Pilkada 2017–2018 dan merupakan salah satu anggota presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sampang.

Baca Juga:  Aksi Hijau di Desa Kutorenon: Babinsa dan Warga Tanam Sukun di Area Sungai Pelosoan 

Latar belakang pendidikannya pun berakar kuat pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Yunus merupakan alumnus Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Arrahmaniyah, Pramian, Sreseh.

Dalam pernyataan usai pelantikan, Yunus mengungkapkan rasa syukur dan tekadnya dalam menjalankan amanah baru ini.

Ia berkomitmen untuk mengoptimalkan fungsi dan kewenangan KPID secara kelembagaan, terutama dalam memperkuat pengawasan serta pengembangan dunia penyiaran di Jawa Timur yang lebih berkualitas, edukatif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

“Insyaallah, kami akan bekerja secara profesional dan berintegritas, demi menjaga marwah penyiaran di Jawa Timur agar tetap sehat, mendidik, dan selaras dengan budaya serta identitas bangsa,” ujarnya.

Dengan pengalaman yang telah teruji serta semangat untuk terus mengabdi, Yunus Ali Ghafi menjadi salah satu figur yang diharapkan mampu membawa angin segar dalam dinamika penyiaran daerah.

Baca Juga:  Demo BEM STKIP PGRI Sumenep, Tolak RUU Polri Demi Demokrasi dan Hak Sipil

Masa jabatan baru ini bukan sekadar posisi, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga ruang publik yang semakin kompleks di era digital saat ini. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja
Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026
Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang
Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda
Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih
Tragedi Kebakaran KM Mutiara Sentosa II, Menhub RI Temui Bupati Sumenep
Wabup Sumenep Pastikan Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 Dapat Penanganan Terbaik
Jejak Kontroversi Kanit Reskrim Masalembu Terkuak, Masyarakat Minta Kapolresta dan Kapolda Bertindak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:23 WIB

IMM Sumenep : 915 Perkara Kriminal Pada 2025, Polresta Harus Buktikan Kenaikan Status dengan Kenaikan Kinerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Dialog Interaktif Satlantas Polresta Sumenep Kupas Tuntas Pajak Kendaraan 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Kunjungan Menhut RI Ke Kawasan Bromo Didampingi Kapolres Lumajang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Lomba Masak Mie di Pemkab Sumenep Perkuat Kekompakan ASN dan Forkopimda

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mahameru Lantas Warnai HUT ke-81 RI, Satlantas Polresta Sumenep Tebar Edukasi dan Bagikan Bendera Merah Putih

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB