Bupati Achmad Fauzi Dianggap Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan di Desa Kramian

- Redaktur

Rabu, 26 November 2025 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Moh. Idris, Penjabat (PJ) Kepala Desa Kramian, (kanan) bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo (kiri). @by_News9.id

FOTO: Moh. Idris, Penjabat (PJ) Kepala Desa Kramian, (kanan) bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo (kiri). @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Sejak ditunjuk sebagai Penjabat (PJ) Kepala Desa Kramian, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Moh. Idris dinilai gagal total.

Selama masa kepemimpinannya, pembangunan infrastruktur di Desa Kramian tidak bergerak sedikit pun nol besar.

Desa Kramian yang memiliki tiga dusun, yakni Dusun Sudimampir, Dusun Alas Jaya, dan Dusun Air Hidup, disebut belum pernah tersentuh program pembangunan dari Dana Desa.

Kondisi itu menjadi tamparan keras bagi Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojodo, yang dinilai abai dalam fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja aparatur desa di wilayah kepulauan.

Masyarakat mempertanyakan ke mana aliran Dana Desa yang setiap tahun dicairkan ke kas desa. Aneh tapi nyata, dana terealisasi, tetapi pembangunan nihil.

“Kalau tidak ada pembangunan, lalu dananya ke mana? Siapa yang membawa kabur? Ini harus menjadi perhatian serius Bupati Sumenep,” keluh warga setempat, Rabu (26/11/2025).

Disamping itu, isu kian berkembang bahwa ada pihak kuat yang diduga “mengendalikan” Dana Desa Kramian.

Baca Juga:  Karnaval Agustusan Apa Untungnya Bagi Negara?

Desas-desus tersebut makin liar karena tidak ada satupun proyek pembangunan yang terlihat sejak PJ Desa menjabat.

Kondisi jalan rusak di berbagai titik memaksa masyarakat bergotong-royong memperbaikinya hanya dengan kemampuan seadanya.

“Warga justru lebih peduli perubahan dibanding PJ Desa maupun Pemkab Sumenep yang seperti mengabaikan amanah rakyat,” ujar salah satu warga.

Masyarakat kini mendesak Pemkab Sumenep untuk segera melakukan audit internal terhadap pengelolaan Dana Desa Kramian tahun 2023 dan 2024.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Buka Peluang Investasi Wisata di Telaga Kermata

Mereka menegaskan bahwa Dana Desa adalah uang rakyat yang wajib dipertanggungjawabkan secara transparan dan dipergunakan sesuai prioritas pembangunan desa.

Kepada News9.id, warga lain juga mengingatkan agar desa mereka tidak dijadikan komoditas politik menjelang pemilu.

“Jangan hanya saat pemilu desa kami dijanjikan pembangunan. Nyatanya hingga kini tidak ada apa-apa. Dana Desa harus terealisasi nyata untuk pembangunan infrastruktur, bukan sekadar janji,” tegas tokoh masyarakat.

Desa Kramian kini menunggu langkah tegas Pemkab Sumenep. Transparansi, audit, dan penegakan aturan adalah harga mati.

Tanpa itu, persoalan dana desa yang “menghilang” akan terus menjadi bom waktu di tengah ketidakpercayaan publik.

Baca Juga:  Buntut Penolakan Pendopo, Advokat Muda Jatim Seret Pemkab Sampang ke Istana

Hingga detik ini, Penjabat (PJ) Kepala Desa Kramian, Moh. Idris masih memilih bungkam dan tidak ada penjelasan, serta klarifikasi, bahkan tidak ada secuil tanggung jawab yang ditunjukkan kepada publik.

Sikap diam itu justru semakin menguatkan dugaan warga bahwa dirinya memang memiliki bakingan kuat yang membuatnya aman dari evaluasi jabatan, meski pembangunan di Kramian macet total.

Publik pun bertanya-tanya, mengapa seorang PJ Desa yang gagal total dalam penyelenggaraan pembangunan masih nyaman di kursinya? Kenapa Pemkab Sumenep, terutama Bupati, tidak kunjung turun tangan melakukan audit dan evaluasi? ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Warga Padati Karnaval Genteng, 15 Grup Pawai Budaya Nusantara Meriahkan HUT RI ke-81
Satlantas Polresta Sumenep Buka Layanan SIM, STNK hingga BPKB di MCF
10 Tahun Berubah Drastis, Tak Ada Lagi Desa Tertinggal di Sumenep
Dari Panggung Seni hingga UMKM, MCF #4 Resmi Digelar di Sumenep
JMSI Sumenep Tanam 1.500 Mangrove di Kawasan Spot Pancing Pantai Matahari
Semarak HUT RI, Siswa MTs Darul Qur’an Srono Tampil Kompak di Gerak Jalan
Dari Meja Bilyard ke Jalanan, Raja Bilyard Ramaikan HUT RI ke-81 Desa Sempu
AKBP Anang Gagas Kolaborasi Baru Jaga Kamtibmas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Ribuan Warga Padati Karnaval Genteng, 15 Grup Pawai Budaya Nusantara Meriahkan HUT RI ke-81

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:51 WIB

Satlantas Polresta Sumenep Buka Layanan SIM, STNK hingga BPKB di MCF

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:06 WIB

10 Tahun Berubah Drastis, Tak Ada Lagi Desa Tertinggal di Sumenep

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Dari Panggung Seni hingga UMKM, MCF #4 Resmi Digelar di Sumenep

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:09 WIB

JMSI Sumenep Tanam 1.500 Mangrove di Kawasan Spot Pancing Pantai Matahari

Berita Terbaru

FOTO: Kapolsek Kromengan IPTU Riri Novianto saat mengunjungi lokasi bedah rumah. @by_News9.id

SOSIAL

Kapolsek Kromengan Kunjungi Lokasi Bedah Rumah Kromengan

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:38 WIB