Polindes Disulap Jadi Kafe dan Rumah Aparat Desa

- Redaktur

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Bangunan Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Totosan, Kecamatan Batang-Batang, @by_News9.id

FOTO: Bangunan Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Totosan, Kecamatan Batang-Batang, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Sejumlah bangunan Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Kabupaten Sumenep, terpantau terbengkalai, tak terawat, bahkan dialihfungsikan secara serampangan.

Padahal, bangunan tersebut berasal dari uang negara yang semestinya dipakai untuk pelayanan kesehatan dasar masyarakat desa.

Seorang warga berinisial Z (42) di Kecamatan Batang-Batang, mengungkapkan bahwa beberapa polindes sudah mati suri selama bertahun-tahun.

Bahkan, ada yang sempat berubah menjadi kafe kecil, tempat jualan minuman, hingga lapak pentol, sebelum akhirnya dipakai sebagai rumah oleh aparat desa.

“Memang ada polindes yang tidak difungsikan lagi, bahkan sempat dipakai untuk jualan,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Selasa (2/12).

Hal serupa juga terlihat di Kecamatan Dungkek dan Gapura.

Baca Juga:  Pernyataan Soal Mandangin Berujung Somasi, Plt Kadinkes Sampang Terancam Dilaporkan ke Polisi

Sejumlah bangunan polindes terutama yang berada di pinggir jalan tampak kusam, cat mengelupas, dan minim aktivitas.

Beberapa bangunan bahkan terlihat gelap dan tertutup, pertanda pelayanan kesehatan desa hampir tidak pernah berjalan.

“Bangunannya seperti sudah lama tidak dipakai,” tambah Z.

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, Ellya Fardasyah, menjelaskan bahwa polindes memang tidak lagi digunakan sebagai tempat persalinan.

Baca Juga:  Dukung Pertanian, Babinsa Rogotrunan Bantu Normalisasi Irigasi di Sungai Rogotrunan-Boreng

Semua proses persalinan resmi dialihkan ke puskesmas karena membutuhkan lebih dari dua tenaga kesehatan.

“Sekarang memang bidan tidak menempati polindes, karena persalinan dialihkan ke puskesmas. Sudah tidak boleh dilakukan di polindes,” tegasnya.

Meski demikian, bidan tetap berkewajiban hadir pada jam kerja untuk pelayanan dasar seperti pemeriksaan ibu hamil, layanan KB, dan kegiatan penyuluhan.

“Dari jam delapan sampai jam dua itu harus ada. Mereka apel dulu ke puskesmas, baru ke polindes,” tambahnya.

Terkait alih fungsi beberapa bangunan, Elly menyatakan belum menerima laporan apa pun.

“Belum tahu kalau ada bangunan polindes dialihfungsikan,” katanya.

Ia menegaskan status bangunan polindes adalah aset desa, sehingga kewenangan pemanfaatan dan perubahan fungsi berada di tangan pemerintah desa, bukan Dinas Kesehatan.

“Kewenangan mengubah dan memanfaatkan bangunan itu ada di pemerintah desa,” tutupnya.

Sementara hingga detik ini, kepala desa terkait belum memberikan keterangan kepada awak media. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB

FOTO: H. Gufron, saat proses pembelian dengan pemeriksaan dan penilaian kualitas tembakau di gudang utama Haswal Group. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Siap Serap Hasil Panen Tembakau, Haswal Group Buka Pembelian Perdana

Senin, 24 Agu 2026 - 14:51 WIB