Mahasiswa Yatim Piatu UIN Madura Lolos KIP Kuliah

- Redaktur

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. @by_News9.id

FOTO: Universitas Islam Negeri (UIN) Madura. @by_News9.id

PAMEKASAN, NEWS9 – UIN Madura menyampaikan klarifikasi terkait pemberitaan sebelumnya mengenai dugaan intrik dalam pengusulan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Tim survei dan salah satu pimpinan kampus UIN Madura menegaskan bahwa proses yang berjalan telah mengikuti ketentuan, termasuk sistem perangkingan per program studi.

Tim Survei KIP UIN Madura, Ahmad Faidi Haris, menegaskan bahwa mahasiswa yatim piatu yang sebelumnya diberitakan tidak lolos, pada faktanya justru dinyatakan menerima KIP.

Ia mengonfirmasi hal tersebut setelah melakukan pengecekan ulang secara langsung kepada mahasiswa yang bersangkutan.

Menurutnya, hasil akhir seleksi berada di luar kewenangan tim survei. “Ternyata yang yatim piatu itu dapet,” katanya, Kamis (4/12).

Ia menjelaskan bahwa tim survei hanya bertugas melakukan peninjauan lapangan tanpa akses untuk mengetahui siapa saja yang lolos setelah proses penilaian selesai.

“Memang tim survei itu tidak tahu setelah menyurvei apakah dia dapet atau tidak. Tidak muncul di akun kita,” tukasnya.

Ia menambahkan, seleksi KIP di UIN Madura menggunakan sistem perangkingan per prodi, sehingga hasil akhirnya dapat berubah seiring penggabungan seluruh data peserta.

“Prodi berarti yang layak menurut saya, ada yang lebih layak lagi ketika digabung bersama para peserta yang dari satu prodi,” katanya.

Dalam konteks itu, keputusan akhir berada di tingkat program studi, bukan pada individu petugas survei.

Baca Juga:  Didampingi Kuasa Hukum, Ahli Waris Akan Ambil Alih Tanah Yang Dikuasai Pihak Lain

Sebab itu, ia melakukan pengecekan status lolos dan tidaknya mahasiswa yatim piatu asal Legung, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.

“Dan ternyata yang saya survei, yang yatim piatu itu dapet (KIP. red),” tegasnya.

Wakil Rektor III UIN Madura, Mohammad Ali Al Humaidy, turut memberikan klarifikasi.

Baca Juga:  UniRank 2026: UMSURA Peringkat 1 PTS Terbaik di Jawa Timur

Ia menegaskan bahwa data penerima KIP berada pada kewenangan panitia seleksi, bukan di level warek.

“Semua data itu kan sudah ada di panitia. Saya tidak tahu,” ucapnya, menanggapi pertanyaan terkait mahasiswa yatim piatu yang dinyatakan lolos.

Pihaknya memastikan bahwa saat ini proses sudah berjalan hingga tahap pembuatan rekening bagi mahasiswa penerima.

Malhum menambahkan, mahasiswa yang tidak lolos KIP masih memiliki peluang untuk mengikuti sejumlah beasiswa lain yang tersedia di lingkungan kampus.

“Ada beasiswa Gen B dari Bank Indonesia. Ada beasiswa dari Yayasan Baitulmal (YBM) PLN, kemudian ada beasiswa dari Java Foundation, ada beasiswa dari Baznas, nanti kita openkan itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa syarat umum beasiswa tersebut meliputi latar belakang ekonomi keluarga dan pernyataan bahwa mahasiswa tidak sedang menerima beasiswa dari pihak mana pun.

Baca Juga:  RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun

Beasiswa-beasiswa itu, kata Malhum, pada prinsipnya memang diarahkan untuk membantu pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), besarannya bervariasi.

“Kalau yang Gen B dari Bank Indonesia itu sekitar Rp6 jutaan,” ungkapnya.

Adapun Java Foundation memberikan bantuan sekitar satu juta rupiah per bulan, sementara YBM PLN menyediakan nominal kurang lebih Rp6 juta.

Pihak kampus menegaskan bahwa seluruh skema bantuan tersebut akan dibuka untuk dikompetisikan secara transparan bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria dan belum mendapatkan dukungan beasiswa lainnya.

“Jadi bisa nanti itu kita kompetisikan,” pungkas Warek III UIN Madura yang kini tengah menempuh program guru besar. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun
SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi
Permudah Akses Informasi dan Pengaduan, RSUDMA Sumenep Hadirkan IPP 24 Jam
Ombudsman RI, BPKN dan YLKI Sambangi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep
Polsek Pasrujambe Pantau Lahan Pertanian Jagung,Dukung Ketahanan Pangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:01 WIB

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:59 WIB

HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:50 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:38 WIB

RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:05 WIB

SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi

Berita Terbaru

FOTO: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang saat membagikan bendera merah putih. @by_News9.id

DAERAH

Momen HUT RI, Polisi Sampang Bagikan Bendera dan Edukasi

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:35 WIB

FOTO: (ilustrasi) Pria berinisial K (41) saat diamankan petugas. @by_News9.id

HUKRIM

Pria 41 Tahun Tertekuk di Pinggir Jalan Desa Pamolokan

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:48 WIB

FOTO: (istimewa) Lesty Annatul Annisa' @by_News9.id

OPINI

Kalau Tidak Berdampak, Bubarkan Saja KOPRI

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:52 WIB