10 Hari Karam, Kapal Nelayan Sampang Baru Dilaporkan ke BPBD

- Redaktur

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Tim BPBD Sampang, saat melakukan evakuasi kapal nelayan milik warga Desa Banjar Talela. @by_News9.id

FOTO: Tim BPBD Sampang, saat melakukan evakuasi kapal nelayan milik warga Desa Banjar Talela. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Sebuah kapal nelayan milik warga Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, dilaporkan tenggelam, 10 hari sebelum dilaporkan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang baru menerima laporan insiden tersebut pada Senin (8/12) sekitar pukul 09.30 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapal berukuran sekitar 7 meter milik Moh Ru’e itu diketahui tenggelam pada Jumat (28/11).

Peristiwa karam terjadi saat gelombang laut meningkat dan angin kencang menghantam badan kapal yang tengah bersandar di Dermaga Taddan, Desa Taddan, Kecamatan Camplong.

Baca Juga:  Mobil Pick Up Tabrak Pegawai Dishub di Sampang, Korban Masih Dirawat Intensif

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, membenarkan adanya laporan kapal tenggelam tersebut.

“Ya sudah 10 hari, tapi baru kemarin, yang melapor ke kami dan kami langsung ke lokasi,” ujar Hozin kepada News9.id Selasa (9/12).

Setelah menerima laporan, BPBD Sampang bersama unsur TNI serta warga setempat segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.

Baca Juga:  Pupuk Subsidi Bocor, Aset Pertanian Raib: Alarm Tata Kelola di Sampang

Menurut Hozin, tim melakukan sejumlah langkah teknis, mulai dari koordinasi dengan pemilik kapal, penyelaman, hingga penalian pada kerangka dan mesin kapal.

“Tim melakukan koordinasi dengan pemilik kapal, penyelaman, serta penalian pada kerangka dan mesin kapal sebagai bagian dari proses evakuasi,” kata Hozin dalam keterangan tertulis, Senin (8/12).

Ia menjelaskan bahwa evakuasi difokuskan pada pengangkatan kerangka dan mesin kapal.

Meski cuaca di sekitar lokasi tampak mendung, proses penanganan berjalan tanpa kendala berarti.

Baca Juga:  Antrean Solar Subsidi Tak Berujung di Sumenep, Distribusi Diduga Sengaja Dikunci Mafia BBM

Hozin menegaskan bahwa faktor utama tenggelamnya kapal adalah gelombang tinggi yang disertai angin kencang.

Kondisi tersebut membuat kapal tidak mampu bertahan, meski sedang dalam keadaan tidak melaut.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kapal karam ini karena kapal sedang tidak melaut atau dalam kondisi sandar,” ujarnya.

BPBD Sampang memastikan proses penanganan akan terus dilakukan dan seluruh perkembangan evakuasi akan dilaporkan kepada pimpinan hingga tuntas. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: TD (korban) penganiyaan oleh ibu kandungnya sendiri. @by_News9.id

HUKRIM

Ibu Diduga Aniaya Anak Kandung di Pamekasan hingga Tewas

Senin, 17 Agu 2026 - 21:19 WIB