Dari Hijau ke Gundul: Warga Banyuwangi Berdemo Tolak Tambang Emas BSI

- Redaktur

Senin, 22 Desember 2025 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Ratusan warga saat menggelar demonstrasi, menyuarakan kecewa dan permintaan tegas agar tambang emas milik PT Bumi Suksesindo (BSI) di Gunung Tumpang. @by_News9.id

FOTO: Ratusan warga saat menggelar demonstrasi, menyuarakan kecewa dan permintaan tegas agar tambang emas milik PT Bumi Suksesindo (BSI) di Gunung Tumpang. @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Kembali lagi, suasana di kawasan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, terasa tegang.

Ratusan warga menggelar demonstrasi, menyuarakan kecewa dan permintaan tegas agar tambang emas milik PT Bumi Suksesindo (BSI) di Gunung Tumpang Pitu segera ditutup.

Alasan utama, kerusakan lingkungan dan alam yang mereka rasakan semakin parah. Senin (22/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita merasa di zolimi. Gunung Tumpang Pitu yang dulunya hijau dan subur, sekarang di geruk sampek gundul hanya demi keuntungan pribadi perusahaan dan oknum pejabat,” ujar Tritresno Sukowono, salah satu warga Pesanggaran yang ikut serta dalam demonstrasi.

Menurut Tritresno, keberadaan tambang telah membawa banyak dampak buruk bagi kehidupan masyarakat sekitar. Mulai dari kerusakan lahan, pencemaran air, hingga hilangnya habitat satwa liar.

“Kita tak bisa lagi mendapatkan air bersih seperti dulu. Tanah yang tadinya subur juga menjadi kering dan tidak produktif,” tuturnya.

Demonstrasi yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari serangkaian aksi yang telah dilakukan warga untuk menuntut hak-hak mereka.

Baca Juga:  Wabup Sampang Temui Massa Aksi, Janji Kawal Tuntutan Soal Pilkades

Mereka berharap pemerintah segera mengambil tindakan tegas dan mempertimbangkan kepentingan masyarakat serta kelestarian lingkungan dibandingkan keuntungan ekonomi yang diperoleh perusahaan.

Sebelumnya, telah ada beberapa kasus demonstrasi yang berakhir ricuh di kawasan tambang tersebut.

Baca Juga:  Pembiaran di SPBU 54.694.11 Kalianget Diduga Kuat Satu Jalur dengan Pelepasan BBM Pasongsongan

Seperti pada 25 November 2024, ratusan warga menyerang dan membakar gudang beserta infrastruktur milik pengelola tambang, yang menyebabkan dua warga tertembak peluru karet dan sejumlah personel polisi terluka.

Di sisi lain, PT BSI menyatakan bahwa mereka berkomitmen terhadap pertambangan berkelanjutan dengan melindungi, meminimalkan, dan memulihkan dampak lingkungan dari operasi tambang.

Perusahaan juga melakukan konservasi air, sistem daur ulang air tertutup, serta reklamasi progresif dan reboisasi lahan kompensasi di dalam dan luar area tambang.

Baca Juga:  Tertarik pada Orang Lain Setelah Menikah, Itu Bukan Cinta

Selain itu, BSI juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat di wilayah lingkar tambang melalui penyerapan tenaga kerja, kesempatan usaha bagi pengusaha setempat, serta program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Sampai saat ini, situasi di kawasan tambang masih dalam pengawasan ketat aparat kepolisian.

Pemerintah juga telah melakukan upaya negosiasi dan pendekatan dengan berbagai pihak untuk menemukan solusi yang memuaskan bagi semua pihak. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB