Pelanggan Kafanet di Sampang Mengeluh, Jaringan Internet Mati Total Dua Hari

- Redaktur

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (ilustrasi) Laporan gangguan pelanggan jaringan internet Kafanet di Sampang yang dikeluhkan mereka sampaikan tak kunjung ditindaklanjuti. @by_News9.id

FOTO: (ilustrasi) Laporan gangguan pelanggan jaringan internet Kafanet di Sampang yang dikeluhkan mereka sampaikan tak kunjung ditindaklanjuti. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Keluhan terhadap layanan internet Kafanet mencuat di Kabupaten Sampang.

Sejumlah pelanggan di Desa Pacanggaan, Kecamatan Pangarengan, menuding kualitas jaringan penyedia jasa internet itu kian memburuk, sementara laporan gangguan yang mereka sampaikan tak kunjung ditindaklanjuti.

Kondisi tersebut dinilai merugikan pelanggan, terutama pelaku usaha yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada koneksi internet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gangguan itu kembali terjadi pada Sabtu, (10/1). Gangguan jaringan Kafanet disebut bukan insiden sesaat.

Dalam sebulan terakhir, koneksi internet di Desa Pacanggaan berulang kali terputus, bahkan mati total selama dua hari tanpa kejelasan perbaikan.

Baca Juga:  Rapat Dinas Perdana, Kalapas Banyuwangi: Evaluasi Kinerja Masing-Masing Bagian dan Laksanakan Tugas Sesuai SOP

Situasi ini memicu keresahan warga sekaligus mempertanyakan tanggung jawab penyedia layanan.

Seorang pengusaha setempat, Abrori, mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat jaringan internet yang tak kunjung pulih.

Menurut dia, usahanya bergantung penuh pada akses internet untuk melayani pelanggan dan mengelola transaksi harian.

“Awalnya saya maklumi karena jaringan masih bisa hidup lagi. Tapi sekarang sudah dua hari mati total dan tidak ada tindakan nyata. Kami rugi besar karena usaha kami sepenuhnya bergantung pada internet,” ujar Abrori saat ditemui di Pacanggaan.

Ironisnya, kata Abrori, para pelanggan justru disiplin dalam memenuhi kewajiban pembayaran.

Baca Juga:  Penjualan Tiket Mudik Gratis di Sumenep Terbongkar, DPRD Desak APH Bertindak Tegas

Warga, imbuh Abrori, nyaris tak pernah menunggak karena khawatir terkena sanksi.

Namun sikap tersebut tidak berbanding lurus dengan pelayanan yang mereka terima.

“Kami warga tidak pernah telat bayar. Kami selalu rutin dan bertanggung jawab. Tapi Kafanet justru terkesan mengentengkan tanggung jawabnya,” kata dia menambahkan.

Keluhan serupa disampaikan pelanggan lain. Mereka menilai buruknya layanan dan lambannya respons atas laporan gangguan menunjukkan lemahnya komitmen penyedia jasa terhadap konsumen.

Padahal, internet telah menjadi kebutuhan mendasar, bukan sekadar fasilitas tambahan, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Baca Juga:  BPRS Bhakti Sumekar Jemput Bola ke Pelosok Desa

Para pelanggan mendesak Kafanet segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan dan menstabilkan jaringan di Desa Pacanggaan.

Mereka menuntut tanggung jawab yang sepadan dengan kewajiban yang selama ini telah mereka penuhi.

“Kami minta Kafanet bertanggung jawab dan memperbaiki layanan mereka. Jangan sampai pelanggan terus dirugikan,” tegas Abrori.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kafanet terkait keluhan pelanggan di Desa Pacanggaan.

Warga berharap ada perbaikan nyata, bukan sekadar janji, agar layanan internet kembali berfungsi normal dan aktivitas ekonomi masyarakat tidak terus tersendat. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB