Masalembu Darurat Perampok Bersenjata, Warga Pertanyakan Nyali Polisi

- Editorial Team

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (ilustrasi) Pelaku saat mendatangi rumah warga secara terang-terangan. @by_News9.id

FOTO: (ilustrasi) Pelaku saat mendatangi rumah warga secara terang-terangan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Rasa aman warga di Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kini sangat mengkhawatirkan.

Warga mengaku resah akibat maraknya aksi pencurian yang diduga telah berubah menjadi perampokan bersenjata dan terjadi hampir setiap malam.

Salah seorang warga, Ruspandi, mengungkapkan bahwa pelaku tidak lagi beraksi secara sembunyi-sembunyi, melainkan mendatangi rumah warga secara terang-terangan untuk mengambil barang berharga.

“Hampir setiap malam pelaku masuk ke rumah warga dan mengambil barang milik masyarakat. Bahkan mereka membawa senjata tajam sehingga warga terpaksa menyerahkan harta bendanya karena takut,” ujar Ruspandi, Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut sudah tidak bisa lagi disebut sebagai pencurian biasa, melainkan perampokan yang mengancam keselamatan warga.

Baca Juga:  IWB Desak Kang Wito Turun Tangani Dugaan Pungli di Pasar Induk Banyuwangi

Situasi itu membuat masyarakat hidup dalam ketakutan dan merasa kehilangan rasa aman.

Ruspandi juga mempertanyakan langkah aparat kepolisian yang dinilai belum menunjukkan tindakan nyata untuk menghentikan aksi para pelaku.

Ia menilai keresahan masyarakat seolah tidak mendapat respons yang serius.

“Masyarakat hidup dalam ketakutan, tetapi kami belum melihat langkah tegas untuk memberantas para pelaku. Seolah hukum meredup ketika warga Masalembu membutuhkan perlindungan,” katanya.

Ruspandi mengingatkan, apabila kondisi tersebut terus dibiarkan, citra keamanan di wilayah hukum Polres Sumenep akan dipertanyakan.

Baca Juga:  Bau Menyengat, Tumpukan Sampah di Bawah Jembatan Baran Desa Kemantren Malang Dikeluhkan

Warga, kata dia, berhak memperoleh perlindungan, keamanan, dan ketenteraman sebagaimana dijamin oleh negara.

Ruspandi juga menyinggung bahwa maraknya aksi kriminalitas terjadi setelah penggerebekan rumah yang diduga milik bandar narkoba di Desa Masalima.

Menurutnya, sejak peristiwa itu, aksi pencurian dan dugaan perampokan justru semakin sering terjadi. Namun demikian, keterkaitan kedua peristiwa tersebut belum dapat dipastikan.

“Kami mempertanyakan keseriusan aparat kepolisian di Masalembu. Jangan sampai masyarakat menilai aparat menutup mata dan menutup telinga terhadap peristiwa yang meresahkan serta merugikan warga secara ekonomi,” tegasnya.

Sementara itu, Humas Polresta Sumenep, Ipda Ardan, saat dikonfirmasi menyatakan akan berkoordinasi dengan Kapolsek Masalembu.

“Siap bapak, kami mohon waktu,” singkatnya. (Nola)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Ditemukan Tewas di Hutan Sumber, Polisi Dalami Luka pada Tubuh Korban
Suharno Beri Hak Jawab soal Pupuk Petroganik: Jangan Menilai Sebelum Memahami dan Menggunakannya
Cek Sound Pesta Terselubung, Balawangi Pertanyakan Pengawasan Karnaval Banyuwangi
Merasa Dipermalukan Lewat Status WhatsApp, Anggota Arisan Siapkan Langkah Hukum
Motor Terperosok ke Jurang 7 Meter, Pengendara Meninggal Dunia
Belum Genap Setahun, Atap Koperasi Merah Putih di Desa Lapa Laok Lepas
IWB Desak Kang Wito Turun Tangani Dugaan Pungli di Pasar Induk Banyuwangi
Sempat Hilang Dua Hari, Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:47 WIB

Warga Ditemukan Tewas di Hutan Sumber, Polisi Dalami Luka pada Tubuh Korban

Selasa, 29 September 2026 - 10:12 WIB

Suharno Beri Hak Jawab soal Pupuk Petroganik: Jangan Menilai Sebelum Memahami dan Menggunakannya

Senin, 28 September 2026 - 15:44 WIB

Merasa Dipermalukan Lewat Status WhatsApp, Anggota Arisan Siapkan Langkah Hukum

Minggu, 27 September 2026 - 15:27 WIB

Motor Terperosok ke Jurang 7 Meter, Pengendara Meninggal Dunia

Minggu, 27 September 2026 - 08:00 WIB

Belum Genap Setahun, Atap Koperasi Merah Putih di Desa Lapa Laok Lepas

Berita Terbaru

FOTO: Spanetsa FC, tim futsal SMP Negeri 3 Sampang, @by_News9.id

OLAHRAGA

Spanetsa FC Juara SAF League Vol 1 2026

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:49 WIB