Proyek P3TGAI di Desa Plakaran, Diduga Dikerjakan Orang Luar

- Redaktur

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Lokasi pekerjaan Program P3TGAI tahun 2026, di Desa Plakaran, @by_News9.id

FOTO: Lokasi pekerjaan Program P3TGAI tahun 2026, di Desa Plakaran, @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) tahun 2026, di Desa Plakaran, Kecamatan Jrengik, Sampang, Madura, kembali di sorot aktivis setempat.

Program yang bersumber dari APBN dan dikelola Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Plakaran Hijau itu diduga menyimpang dari skema swakelola.

Baca Juga:  Pimpin Kenaikan Pangkat 35 Personel, Begini Pesan Kapolres Lumajang

Aktivis Sampang, Moh. Zen, menduga tenaga pelaksana proyek justru didominasi pekerja dari luar desa, bukan kelompok tani setempat.

“Program ini dirancang agar dikerjakan langsung petani. Jika tenaga dari luar, itu bertentangan dengan tujuan pemberdayaan,” ujar Moh. Zen kepada News9.id Rabu, (29/7).

Ia khawatir pola yang tak sesuai aturan itu menggerus partisipasi masyarakat, efektivitas anggaran, dan kualitas konstruksi irigasi jangka panjang.

Baca Juga:  Gebrakan Digitalisasi Syariah, BPRS Bhakti Sumekar Gandeng Bank Muamalat

Berdasarkan Permen PUPR No.4/2021 dan SE Ditjen SDA No.02/2024, swakelola wajib dikerjakan P3A tanpa boleh dipihakketigakan.

Moh. Zen mendesak Ketua Pengurus P3A Plakaran Hijau serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBWS wilayah madura selaku yang bertanggung jawab penuh secara hukum dan administratif.

Baca Juga:  Tiga Rumah di Perumahan Batu Kencana Sumenep Dilalap Api

Hingga berita ini terbit, pengurus P3A Plakaran Hijau dan instansi terkait belum dapat dimintai keterangan karena akses komunikasi terbatas. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Sup

Editor : Seno CS

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nelayan Masalembu Kembali Temukan Kapal Purse Seine Beroperasi di Sekitar Rumpon
Kapal Purseine Bebas Beroperasi di Masalembu, Nelayan Tradisional Terancam Konflik
Video Asusila Diduga Libatkan Siswi MTs Negeri, Kemenag Sumenep Diminta Jangan Berhenti pada Pemanggilan Kepala Sekolah
Janji Nikah Tak Kunjung Terwujud, RW Laporkan Oknum Guru Agama ke BKD Magetan
Penantian Enam Tahun di Atas Janji Pernikahan Berujung Kekecewaan Menuntut Keadilan 
Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri
Ucapan Kanit Reskrim Polsek Masalembu, Diduga Rendahkan Profesi Jurnalis
Motor Pembawa BBM Meledak Usai Tabrakan di Palengaan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Kapal Purseine Bebas Beroperasi di Masalembu, Nelayan Tradisional Terancam Konflik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:39 WIB

Video Asusila Diduga Libatkan Siswi MTs Negeri, Kemenag Sumenep Diminta Jangan Berhenti pada Pemanggilan Kepala Sekolah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Janji Nikah Tak Kunjung Terwujud, RW Laporkan Oknum Guru Agama ke BKD Magetan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Penantian Enam Tahun di Atas Janji Pernikahan Berujung Kekecewaan Menuntut Keadilan 

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri

Berita Terbaru