KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar, 5 Tewas dan 41 Penumpang Hilang

- Editorial Team

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: KMP Mutiara Santosa 2 yang terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep. @by_News9.id

FOTO: KMP Mutiara Santosa 2 yang terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Tragedi kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep menyisakan duka mendalam, Minggu (2/8/2026).

Dalam peristiwa itu, lima orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 41 penumpang lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Berdasarkan data sementara yang diterima melalui Call Center 112, kapal yang melayani rute Surabaya–Makassar itu mengangkut sebanyak 271 orang, terdiri dari 232 penumpang sesuai manifes, 26 anak buah kapal (ABK), dan 13 orang pengikut kapal.

Dari jumlah tersebut, 225 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Operasi pencarian terhadap puluhan korban yang belum ditemukan hingga kini terus dilakukan.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Sumenep, serta sejumlah instansi terkait masih menyisir lokasi kebakaran dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan.

Baca Juga:  KADIN Lumajang Gelar Gathering Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadhan

Di tengah operasi kemanusiaan yang masih berlangsung, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengerahkan dukungan penuh di Pelabuhan Kalianget sebagai pusat penerimaan korban.

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep menyiapkan satu unit ambulans emergency, satu unit ambulans jenazah, serta tim medis untuk memberikan penanganan cepat kepada korban yang berhasil dievakuasi.

Tidak hanya itu, seluruh ambulans milik puskesmas di wilayah daratan Kabupaten Sumenep juga disiagakan di Pelabuhan Kalianget guna memperkuat layanan kesehatan dan mendukung proses evakuasi lanjutan.

“Ambulans RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep akan terus standby di Pelabuhan Kalianget sampai ada arahan atau informasi bahwa proses evakuasi telah selesai dan sudah tidak ada lagi korban yang perlu dievakuasi,” ujar pihak rumah sakit.

Sementara itu, Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memperkuat dukungan dalam operasi kemanusiaan tersebut.

Baca Juga:  Janji Nikah Tak Kunjung Terwujud, RW Laporkan Oknum Guru Agama ke BKD Magetan

Kabag Ops bersama Kasat Samapta diperintahkan membangun posko terpadu di Pelabuhan Kalianget serta menyiapkan berbagai sarana dan prasarana guna mendukung proses evakuasi.

Kapolresta juga memerintahkan Kasat Polair untuk meningkatkan koordinasi dengan Basarnas dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget, sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area operasi penyelamatan demi menjaga kelancaran proses pencarian.

Di sisi lain, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Sumenep diminta berkoordinasi dengan RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, RSI Garam Kalianget, dan BHC Sumenep agar seluruh fasilitas kesehatan berada dalam kondisi siap siaga menerima korban.

“Kasi Dokkes koordinasi dengan rumah sakit di Sumenep, yakni RSUD Moh. Anwar, RSI Garam Kalianget, dan BHC Sumenep, untuk mengantisipasi apabila ditemukan korban sehingga penanganan medis dapat dilakukan dengan cepat,” tegas Kapolresta.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian masih terus berlangsung.

Baca Juga:  KNPI Sumenep 2026–2029 Siap Jadi Lokomotif Gagasan Pemuda

Data jumlah korban bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan operasi evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan di lokasi kejadian. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Nola

Editor : Seno CS

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tujuh Orang Diamankan Polisi di Probolinggo, Perselisihan Warga Masih Diselidiki
Pembangunan TPT Rp 150 Juta di Desa Patemon Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Material
Propam Selidiki Dugaan Perilaku Oknum Polisi terhadap Masyarakat di Probolinggo
Proses Eksekusi Tanah di Paiton Diwarnai Penolakan
DPRD Sampang Desak Usut Tuntas Dugaan Perselingkuhan ASN Puskesmas Robetal
Kapus Robatal Digiring ke Polres Sampang Usai Penggerebekan
Blokade Jalan Perkebunan, Polres Lumajang dan Brimob Bongkar Patok PT Kalijeruk Baru
Ratusan Massa Geruduk PN Kraksaan, Desak Eksekusi Tanah Persil 9 Dihentikan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Tujuh Orang Diamankan Polisi di Probolinggo, Perselisihan Warga Masih Diselidiki

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Pembangunan TPT Rp 150 Juta di Desa Patemon Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Material

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Propam Selidiki Dugaan Perilaku Oknum Polisi terhadap Masyarakat di Probolinggo

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Proses Eksekusi Tanah di Paiton Diwarnai Penolakan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:31 WIB

DPRD Sampang Desak Usut Tuntas Dugaan Perselingkuhan ASN Puskesmas Robetal

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB

FOTO: IMI dalam Aksi Demonstrasi di Universitas PGRI Sumenep. @by_News9.id

DAERAH

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:45 WIB