SUMENEP, NEWS9 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep memperkuat kesiapan personel melalui briefing dan pengarahan sebelum pelaksanaan kegiatan Desa Tangguh Bencana (Destana), Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumenep, Kamiluddin, S.Pd.I., M.AP.
Dalam arahannya, dia menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta kekompakan seluruh personel agar pelaksanaan kegiatan di lapangan berjalan lancar dan sesuai rencana.
Kamiluddin mengatakan, setiap anggota harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Menurutnya, koordinasi yang solid menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pengurangan risiko bencana hingga tingkat desa.
“Setiap personel harus memahami tugasnya, menjaga disiplin, dan memperkuat kekompakan agar pelaksanaan Destana berjalan lancar,” tegasnya.
Dia menjelaskan, briefing tersebut bertujuan menyamakan persepsi, memperjelas pembagian tugas, sekaligus memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan terarah dan efektif.
Lebih dari sekadar kegiatan sosialisasi, program Destana diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap potensi ancaman bencana di lingkungan masing-masing, termasuk pengetahuan mengenai mitigasi, kesiapsiagaan, hingga langkah penyelamatan saat terjadi bencana.
Karena itu, BPBD Sumenep juga mendorong keterlibatan aktif pemerintah desa dan masyarakat dalam membangun budaya sadar bencana.
Dengan demikian, kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan ketika bencana terjadi, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Kami berharap masyarakat semakin memahami risiko bencana dan mampu melakukan langkah kesiapsiagaan melalui sinergi bersama BPBD,” pungkas Kamiluddin. ***
Penulis : Khairil
Editor : Seno CS
Sumber Berita: https://News9.id









