HIV di Sumenep: Bom Waktu Kesehatan yang Dibiarkan Berdetak

- Editorial Team

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: (ilustrasi) Data HIV Sumenep Jadi Tamparan Keras Negara. @by_News9.id

FOTO: (ilustrasi) Data HIV Sumenep Jadi Tamparan Keras Negara. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Fenomena HIV di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kian mengkhawatirkan.

Angka yang muncul ke permukaan diduga hanya puncak dari masalah besar yang tersembunyi di tengah masyarakat.

Ibarat gunung es, yang terlihat hanyalah sebagian kecil, sementara ancaman sesungguhnya jauh lebih luas dan dalam.

Kepala Puskesmas Legung, Adi Mulyono, mengungkapkan bahwa peningkatan kasus HIV di Sumenep tidak bisa dipandang sebagai angka statistik biasa.

Menurutnya, banyak penderita yang belum terdeteksi dan tidak mengetahui status kesehatannya, sehingga berpotensi menjadi mata rantai penularan baru.

“HIV yang terdata dan masih dalam proses pengobatan saat ini sebanyak 16 orang. Sementara yang meninggal dunia sudah mencapai 10 orang,” ujar Adi, Selasa (20/1/2026).

Angka tersebut menjadi alarm keras. Bukan hanya soal kematian, tetapi juga tentang kegagalan sistem deteksi dini dan rendahnya kesadaran masyarakat.

Baca Juga:  Mesin Molen Rusak, Satgas TMMD ke-123 Kodim 0821/Lumajang Tetap Lanjutkan Rabat Beton

Individu yang tidak mengetahui status HIV-nya dapat secara tidak sengaja menularkan virus kepada orang lain, sementara kondisi kesehatannya sendiri terus memburuk tanpa penanganan yang memadai.

HIV menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh tertentu seperti darah, air mani, cairan pra-mani, cairan vagina, serta air susu ibu dari orang yang terinfeksi.

Baca Juga:  Personil Satpolairud Polres Lamongan Bersama Tim SAR berhasil Temukan Korban Nelayan yang Hilang di Perairan Brondong Lamongan

Penularan paling dominan terjadi melalui hubungan seksual tanpa kondom baik vaginal, anal, maupun oral penggunaan jarum suntik secara bergantian, transfusi darah terkontaminasi, serta dari ibu ke bayi saat kehamilan, persalinan, atau menyusui.

Adi menegaskan, pencegahan tidak cukup hanya dengan imbauan normatif tapi diperlukan keberanian untuk berbicara jujur dan terbuka kepada masyarakat, terutama generasi muda.

“Kami terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kaum muda, agar tidak melakukan seks bebas dan tidak mencoba perilaku berisiko yang sangat berbahaya,” tegasnya.

Selain itu, persoalan HIV di Sumenep tidak bisa diselesaikan dengan slogan semata.

Baca Juga:  Wabup Ajak Warga Rayakan Lebaran dengan Iman dan Persatuan

Dikatakan Adi, substansi utama yang kerap dihindari adalah pendidikan seks yang komprehensif bagi remaja.

“Tanpa pemahaman yang benar tentang risiko hubungan seksual bebas, upaya pencegahan hanya akan menjadi formalitas tahunan tanpa dampak nyata. Jika dibiarkan, HIV bukan sekadar isu kesehatan, melainkan bom waktu sosial,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Keluarga korban aksi pembunuhan yang dilakukan karena sakit hati. @by_News9.id

HUKRIM

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Senin, 21 Sep 2026 - 14:28 WIB

FOTO: Korban pembunuhan oleh orang tak dikenal (OTK). @by_News9.id

PERISTIWA

Warga Tambelangan Sampang Tewas Dibunuh OTK

Senin, 21 Sep 2026 - 09:06 WIB