Pelayanan Disdukcapil Masalembu, Ini Penjelasan Kabid Pendaftaran Penduduk Sumenep

- Redaktur

Senin, 6 Juli 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Dra. Wahasah, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

FOTO: Dra. Wahasah, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Sumenep, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pelayanan administrasi kependudukan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, kembali menuai sorotan.

Alasan keterbatasan jaringan internet Starlink dan listrik yang disampaikan pemerintah justru memunculkan pertanyaan baru dari masyarakat.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Sumenep, Wahasah, mengungkapkan bahwa hingga kini pelayanan di UPT Disdukcapil Masalembu belum dapat berjalan secara normal karena terkendala dua faktor utama, yakni belum tersedianya jaringan Starlink dan pasokan listrik.

“Selama ini yang menjadi perhatian pemerintah adalah bagaimana dua persoalan tersebut segera dapat diatasi,” ujar Wahasah saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, kondisi bangunan kantor UPT Disdukcapil Masalembu masih mengalami kerusakan.

Baca Juga:  LBH FORpKOT Sumenep Menilai Inspektorat Gagal Fungsi, Ini Alasan Utamanya

Karena itu, seluruh peralatan pelayanan untuk sementara diamankan di rumah petugas UPT agar tidak mengalami kerusakan maupun kehilangan.

Meski demikian, menurutnya pelayanan administrasi kependudukan tetap berlangsung.

Proses pencetakan KTP elektronik dilakukan di Kabupaten Sumenep, kemudian hasilnya dikirim ke Masalembu untuk diserahkan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, selama dua bulan terakhir hampir 200 warga telah mengurus pembuatan KTP elektronik, dan seluruh dokumen yang sudah dicetak telah dikirim ke Masalembu,” katanya.

Namun penjelasan tersebut tidak sepenuhnya diterima oleh masyarakat setempat.

Baca Juga:  Bersihkan Akses Jalan Pertanian, Aksi Nyata Warga dan Babinsa Posramil 24 Siliragung

Salah seorang warga Masalembu, Iwan, menilai alasan pemerintah mengenai ketiadaan jaringan Starlink dan listrik di kantor UPT Disdukcapil tidak masuk akal.

“Kalau memang alasannya karena Starlink dan listrik, mengapa fasilitas itu justru bisa tersedia di rumah petugas UPT, sementara kantor pemerintah tidak bisa dipasangi? Itu pertanyaan yang sampai hari ini belum terjawab,” tegasnya.

Menurut Iwan, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menghadirkan pelayanan publik yang layak bagi masyarakat kepulauan.

Dia menilai pelayanan administrasi kependudukan merupakan kebutuhan dasar warga yang seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah.

“Pelayanan publik semestinya dipusatkan di kantor pemerintah, bukan di rumah petugas. Kalau pemerintah mampu menyediakan fasilitas di rumah petugas, seharusnya kantor UPT lebih diprioritaskan. Jangan sampai masyarakat menilai ada pembiaran terhadap pelayanan publik di wilayah kepulauan,” ujarnya.

Iwan juga menyayangkan hingga kini pemerintah daerah belum mampu menghadirkan fasilitas dasar berupa jaringan internet dan listrik di kantor pelayanan publik.

“Baru kali ini saya melihat kantor pelayanan pemerintah kalah fasilitas dibanding rumah petugasnya. Ini menjadi preseden buruk bagi pelayanan publik di Kepulauan Masalembu dan harus segera dibenahi,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas
Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT
Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua
Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah
Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator
HUT RI ke-81 di Masalembu: Merdeka dalam Seremoni, Terjajah oleh Ketertinggalan
Perubahan APBD 2026 Sumenep: Pendapatan Turun Rp175,16 Miliar, Belanja Modal Justru Naik Rp46,18 Miliar
Nilai Sempurna, Bocah 5 Tahun Asal Sumenep Juara 1 VENUS Kompetisi Sains
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator

Berita Terbaru

FOTO: Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama jajaran pemerintah daerah saat audiensi  dengan Kemenhub Republik Indonesia. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Pemkab Sumenep Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 24 Agu 2026 - 15:14 WIB

FOTO: H. Gufron, saat proses pembelian dengan pemeriksaan dan penilaian kualitas tembakau di gudang utama Haswal Group. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

Siap Serap Hasil Panen Tembakau, Haswal Group Buka Pembelian Perdana

Senin, 24 Agu 2026 - 14:51 WIB