PSI Lumajang Bantah Mosi Tak Percaya, Ketua Harian: Mereka Bukan Pengurus DPC

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Abdul Rokhim  SH.M.h selaku Ketua Harian DPD PSI Kabupaten Lumajang. @by_News9.id

FOTO: Abdul Rokhim SH.M.h selaku Ketua Harian DPD PSI Kabupaten Lumajang. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Lumajang menggelar konferensi pers untuk menanggapi pemberitaan mengenai adanya mosi tidak percaya terhadap Sudiyah, Ketua DPD PSI Kabupaten Lumajang.

Konferensi pers tersebut digelar pada Sabtu, 1 Agustus 2026, bertempat di Kantor Sekretariat DPD PSI Kabupaten Lumajang.

Agenda tersebut sekaligus menjadi ruang bagi jajaran internal partai untuk memberikan penjelasan mengenai dinamika yang berkembang di tubuh partai.

Abdul Rokhim selaku Ketua Harian DPD PSI Kabupaten Lumajang mengatakan, konferensi pers digelar sebagai bentuk klarifikasi sekaligus memberikan penjelasan kepada publik terkait persoalan internal yang belakangan menjadi perhatian.

Menurutnya, dinamika yang terjadi di internal partai perlu dilihat secara utuh dan tidak hanya berdasarkan informasi yang beredar melalui pemberitaan maupun informasi dari pihak tertentu.

​Kami ingin menyampaikan bahwa tanggal 31 kemarin ada beberapa kader PSI, yang datang ke DPW Jawa Timur yang menyampaikan mosi tidak percaya.

Baca Juga:  Rakorprov Dirbinmas Polda Jatim, Tekankan Jiwa Kepemimpinan Kader Senkom

Dan kami sampaikan mosi tidak percaya tersebut, mereka mengatasnamakan 70% DPC Kabupaten Lumajang, dan kami sampaikan bahwa yang menyampaikan mosi tidak percaya itu bukanlah DPC, sebagaimana dalam gambar (berita).

“Karena yang bersangkutan bukan pengurus DPD, bukan pengurus DPC, dan juga bukan pengurus DPRT. Sehingga ketika menyampaikan mosi tidak percaya seperti yang ada di gambar ( berita ) ini, dalam pemberitaan sebelumnya, yang bersangkutan baru terdaftar belum 1 bulan sebagai anggota PSI, sehingga belum menjadi pengurus,“ ujar Abdul Rokhim.

Sehingga ketika datang ke Surabaya mengatasnamakan pengurus DPC PSI di Lumajang, maka kami anggap itu sebagai kebohongan, yang tentunya, karena ini diketahui publik, kami akan memikirkan untuk langkah selanjutnya.

​Dan sebagaimana diinformasikan di masyarakat, sering kita mendengar bahwa PSI Lumajang terjadi dualisme, ya. Itu kita tegaskan tidak ada. Yang ada adalah PSI yang diketuai oleh Bu Sudiah, dan sampai hari ini SK yang ada di kami adalah sah resmi ditunjuk oleh DPP menjalankan organisasi partai PSI di Lumajang.

Baca Juga:  Perpaduan Nasionalis-Religius, Faham Bershalawat Gaet Ribuan Dukungan

Dengan begitu, kepada masyarakat luas, hati-hati kepada siapapun yang mengaku sebagai pengurus PSI memanfaatkan, mencari dengan alasan mencari pengurus, mencari calon dewan, dan lain sebagainya, sepanjang tidak ada instruksi dari ketua yang sah, dalam hal ini Bu Sudiah, maka kita anggap mereka melakukan tugas ilegal.

Jadi untuk itu kami berharap penyampaian kami ini menjadi informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Demikian yang kami sampaikan, sehingga apa yang disampaikan di pemberitaan sebelumnya, kami anggap itu tidak benar dan dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, walaupun mereka adalah kader PSI.

“Tetapi kami juga terima kasih dengan adanya mereka melakukan tindakan itu, secara tidak langsung akan menyemangati kami untuk segera menyelesaikan tugas kami dalam penyusunan struktur sebagaimana yang ditugaskan oleh induk partai,” ungkap Rokhim.

Baca Juga:  Puluhan Mahasiswa Desak Pemecatan Oknum DPRD Terlibat Narkoba

Rokhim juga menegaskan, persoalan internal partai merupakan bagian dari dinamika organisasi yang semestinya diselesaikan melalui mekanisme dan aturan internal partai.

Ia juga sudah menyampaikan bahwa pihaknya perlu meluruskan sejumlah informasi yang dinilai belum menggambarkan kondisi sebenarnya di internal DPD PSI Kabupaten Lumajang.

Dalam konferensi pers tersebut, DPD PSI Lumajang juga menyampaikan sikap terkait posisi Sudiyah sebagai Ketua DPD PSI Kabupaten Lumajang. Penjelasan tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan kepada kader, simpatisan, maupun masyarakat mengenai status kepemimpinan dan proses penyelesaian persoalan internal partai.

Rokhim juga menambahkan, seluruh pihak di internal PSI diharapkan tetap mengedepankan komunikasi, musyawarah, serta mekanisme organisasi dalam menyikapi setiap perbedaan pandangan. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Kris

Editor : Seno CS

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diterima Semua Kalangan, Muchlis Yakin Ra Fahmi Mampu Bawa PKB Menang
PDIP Sumenep Perkuat Barisan dan Pasang Target 15 Kursi DPRD
Dr. Zein: Mengalihkan Pilkada ke DPRD adalah Kemunduran Konstitusional
Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja
Sistem Pilkada Ditangan DPRD, Demokrat Tetap Satu Barisan dengan Presiden Prabowo
Eva Hestiyawati Jadi Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Banyuwangi 
Said Kembali Nahkodai PDIP Jatim, Target 5 Juta Suara dan 50 Ribu Startup Dipatok
Kembali Pimpin DPC PDI P Sumenep, Achmad Fauzi Tekankan Soliditas Internal sebagai Senjata Politik
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:35 WIB

PSI Lumajang Bantah Mosi Tak Percaya, Ketua Harian: Mereka Bukan Pengurus DPC

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:04 WIB

Diterima Semua Kalangan, Muchlis Yakin Ra Fahmi Mampu Bawa PKB Menang

Minggu, 26 April 2026 - 21:13 WIB

PDIP Sumenep Perkuat Barisan dan Pasang Target 15 Kursi DPRD

Senin, 19 Januari 2026 - 17:48 WIB

Dr. Zein: Mengalihkan Pilkada ke DPRD adalah Kemunduran Konstitusional

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:01 WIB

Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja

Berita Terbaru

FOTO: Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, @by_News9.id

DAERAH

Pilkades Sumenep 2027 Bakal Gunakan e-Voting

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:28 WIB