Tekan Angka Kematian Bayi, Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Skrining Bayi Baru Lahir

- Editorial Team

Rabu, 16 September 2026 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Sosialisasi skrining bayi baru lahir kepada ibu hamil dan kader kesehatan. @by_News9.id

FOTO: Sosialisasi skrining bayi baru lahir kepada ibu hamil dan kader kesehatan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Tim Kerja Kesehatan Ibu dan Anak Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep sosialisasikan skrining bayi baru lahir kepada ibu hamil dan kader kesehatan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Puskesmas Batuputih, diikuti kader, ibu hamil serta bidan desa, pada Rabu (26/9/2026).

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes., melalui Kepala Puskesmas mengatakan, sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya skrining bayi baru lahir.

Baca Juga:  Libatkan Distributor Besar, Rokok Ilegal Luxio Premium Mild Milik H. AM Merajalela di Sumenep

Menurutnya, salah satu tujuan utama program tersebut guna menekan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui peningkatan cakupan skrining bayi baru lahir, termasuk melalui program Cek Kesehatan Gratis bagi bayi baru lahir.

“Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang berbagai jenis gangguan bawaan tersembunyi yang dapat membahayakan bayi,” ujar Ellya.

Dia menjelaskan, skrining juga penting untuk mempersiapkan ibu secara psikologis agar memahami dan menyetujui pemeriksaan medis yang diperlukan bagi bayinya.

Baca Juga:  Kepala Disperkimhub Sumenep Kecewa Pejabatnya Terseret Korupsi BSPS

Salah satu pemeriksaan yang ditekankan yaitu pengambilan sampel darah dari tumit bayi.

Pemeriksaan tersebut idealnya dilakukan pada usia 24 hingga 72 jam setelah bayi lahir.

“Pengambilan sampel darah tumit merupakan bagian penting dalam skrining bayi baru lahir yang perlu dipahami oleh ibu dan keluarga,” jelasnya.

Selain menyasar ibu hamil, Dinkes P2KB Sumenep juga memperkuat peran kader kesehatan sebagai agen edukasi di tingkat masyarakat.

Baca Juga:  Haru dan Bahagia Warnai Haflah Akhirussanah Tarbiyatus Sa'adah Keyongan

Kader diharapkan mampu menjadi penghubung antara tenaga kesehatan dengan masyarakat, khususnya melalui lingkungan RT/RW dan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP).

Kader juga didorong untuk membantu mengidentifikasi serta mendata ibu hamil di wilayah masing-masing yang sudah mendekati Hari Perkiraan Lahir (HPL).

“Dengan penguatan peran kader, diharapkan mereka mampu memberikan edukasi dan memotivasi orang tua agar tidak menolak prosedur skrining yang penting bagi kesehatan bayi,” tandasnya. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Ifal

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HKN ke-62, Pemkab Sumenep Dorong ASN Biasakan Hidup Sehat di Kantor
Posyandu Desa Bringin Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Siklus Kehidupan
Pemdes Kotah Dorong Transformasi Posyandu Keluarga Lebih Berdaya
Waspada Influenza A, Kasus ISPA di Sumenep Tembus 1.970
Dinkes P2KB Sumenep Evaluasi Pelaksanaan CKG Anak dan Lansia
Dinkes P2KB Sumenep Edukasi Remaja Cegah Resiko Anemia
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Peran Kader Posyandu Lewat Supervisi Fasilitatif
RSUD Sumenep Masuk Enam Stan Terbaik di MNV 2026
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:13 WIB

Sambut HKN ke-62, Pemkab Sumenep Dorong ASN Biasakan Hidup Sehat di Kantor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Posyandu Desa Bringin Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Siklus Kehidupan

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Pemdes Kotah Dorong Transformasi Posyandu Keluarga Lebih Berdaya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Waspada Influenza A, Kasus ISPA di Sumenep Tembus 1.970

Minggu, 20 September 2026 - 16:19 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Evaluasi Pelaksanaan CKG Anak dan Lansia

Berita Terbaru

FOTO: Lokasi aktivitas pengerukan tanah di Dusun Cecek, Desa Prenduan, @by_News9.id

PERISTIWA

Kades Prenduan Akui Pernah Tegur Aktivitas Pengerukan Tanah

Jumat, 6 Nov 2026 - 12:45 WIB

FOTO: (ilustrasi) Sang istri berinisial DS diduga menjalin hubungan spesial dengan laki-laki lain. @by_News9.id

PERISTIWA

Suami Merantau Cari Nafkah, Istri di Rumah Selingkuh

Jumat, 6 Nov 2026 - 10:10 WIB