Kalapas Banyuwangi Ajak Keluarga Warga Binaan Wujudkan Lapas Banyuwangi Bebas dari Pungli

- Redaktur

Kamis, 3 April 2025 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi, bersama keluarga warga binaan. @by_News9.id

Foto: Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi, bersama keluarga warga binaan. @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi menegaskan komitmennya untuk mewujudkan lingkungan Lapas yang bersih dari praktik pungutan liar (pungli).

Hal ini disampaikan langsung oleh Kalapas dalam sosialisasi yang digelar pada sela-sela kunjungan khusus keluarga warga binaan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri, Kamis (3/4).

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas mengajak seluruh keluarga warga binaan untuk turut mendukung program Lapas Banyuwangi dengan menghindari segala bentuk tindakan yang tidak sesuai aturan.

“Kami ingin menegaskan bahwa seluruh layanan di Lapas Banyuwangi diberikan secara gratis, tanpa ada biaya yang harus dikeluarkan oleh warga binaan maupun keluarganya,” tegas Mukaffi.

Mukaffi juga menghimbau agar keluarga warga binaan tidak memberikan imbalan dalam bentuk apapun kepada petugas.

“Jika ada petugas yang meminta biaya untuk layanan tertentu, itu tidak sesuai dengan kebijakan kami. Lapas Banyuwangi berkomitmen penuh terhadap transparansi dan integritas,” tambahnya.

Untuk itu, Mukaffi menekankan pentingnya peran serta keluarga warga binaan dalam melaporkan jika menemukan indikasi pungli.

“Kami meminta kerja sama semua pihak untuk segera melapor jika ada petugas yang meminta biaya. Ini penting demi menjaga kredibilitas Lapas sebagai institusi yang melayani masyarakat,” ucapnya.

Komitmen tersebut sejalan dengan moto Dirjen Pemasyarakatan, Mashudi, yakni “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat”.

Baca Juga:  Selokan di Kelurahan Pajagalan Kota Sumenep Penuh Sampah

Dengan sinergi antara petugas Lapas, warga binaan, dan keluarga, diharapkan Lapas Banyuwangi dapat menjadi lembaga pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

“Mari bersama-sama wujudkan Lapas Banyuwangi yang bebas dari pungli. Kami ingin warga binaan dan keluarganya merasa aman dan nyaman tanpa khawatir ada praktik tidak benar,” pungkasnya.

Dengan sosialisasi itu, diharapkan kesadaran seluruh pihak semakin meningkat sehingga pelayanan di Lapas Banyuwangi dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan prinsip-prinsip pemasyarakatan. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hanya Bawa Rp100 Ribu, Ibu di Sumenep Melahirkan dengan Bantuan UHC
Semarak Kemerdekaan RI dan HUT ke-25, Demokrat Sumenep Gelar Lomba Rakyat
Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas
Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT
Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua
Aplikasi “Panglima” SMKN Ihya’ Ulumudin Jadi Jembatan Alumni dan Sekolah
Desil DTSEN BPS Probolinggo Jelaskan Tak Ditentukan Satu Indikator
HUT RI ke-81 di Masalembu: Merdeka dalam Seremoni, Terjajah oleh Ketertinggalan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Hanya Bawa Rp100 Ribu, Ibu di Sumenep Melahirkan dengan Bantuan UHC

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Semarak Kemerdekaan RI dan HUT ke-25, Demokrat Sumenep Gelar Lomba Rakyat

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Jalan Batu Guluk–Pandeman Kini Mulus, Warga Kangean Tak Lagi Susah Melintas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Kapolresta Sumenep Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:37 WIB

Kapolresta Banyuwangi Bangun Soliditas Lewat Coffee Morning, Tekankan Peran Pemimpin dan Orang Tua

Berita Terbaru

FOTO: Farid Azziyadi, Aktivis pemerhati petani. @by_News9.id

EKONOMI BISNIS

PT Djarum Belum Pastikan Serapan Tembakau Madura

Rabu, 26 Agu 2026 - 09:59 WIB