Masalembu Darurat Narkoba, Zona Hitam di Tengah Laut Madura

- Redaktur

Senin, 2 Juni 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Press Release pengamanan barang diduga narkotika jenis sabu kurang lebih 35 kilogram oleh warga di perairan barat daya Pulau Masalembu. @by_News9.id

Foto: Press Release pengamanan barang diduga narkotika jenis sabu kurang lebih 35 kilogram oleh warga di perairan barat daya Pulau Masalembu. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Kepulauan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan usai penemuan dan pengamanan barang diduga narkotika jenis sabu kurang lebih 35 kilogram oleh warga di perairan barat daya Pulau Masalembu.

Penemuan itu membuka kembali luka lama. Pulau Masalembu kini disebut-sebut sebagai “zona hitam” peredaran narkoba di wilayah kepulauan Madura.

Sunarto, salah satu warga Pulau Masalembu, dengan tegas menyatakan bahwa peredaran narkoba di wilayahnya semakin hari kian menggila.

“Dari dulu sampai sekarang, pengguna dan pengedarnya makin meningkat. Masalembu bukan lagi zona merah, ini sudah jadi zona hitam,” tegasnya, Senin (2/6/2025).

Menurut Sunarto, jual beli narkoba di pulau itu telah menyerupai pasar ikan terbuka, vulgar, dan tanpa rasa takut.

“Tak ada yang ditakuti. Seolah-olah hukum tak berlaku di sini. Integritas aparat penegak hukum di wilayah Sumenep, khususnya untuk kawasan kepulauan, sungguh tumpul,” keluhnya.

Masyarakat Masalembu kini dilanda keprihatinan dan kegelisahan mendalam.

Baca Juga:  Polsek Dungkek Bungkus Terduga Pelaku Pembobolan Toko di Gili Iyang

Ia menyayangkan minimnya tindakan tegas dari aparat kepolisian, baik dari Polres Sumenep maupun Polda Jawa Timur.

Bahkan, dirinya menilai situasi tersebut tragis dan bisa menghancurkan masa depan generasi muda Masalembu.

“Kalau ini dibiarkan terus-menerus, generasi penerus bangsa dari pulau kami akan hancur. Narkoba sudah seperti jualan sembako, terbuka dan tanpa malu. Ini adalah musuh negara, dan harus dibasmi sampai ke akar,” kata Sunarto.

Masyarakat berharap penuh agar Kapolri, Kapolda Jawa Timur, dan Kapolres Sumenep serta BNN segera turun langsung ke Pulau Masalembu untuk menangani darurat narkoba tersebut.

Baca Juga:  Dear Jatim Desak Polres Segera Atensi Laporan Korupsi Sumenep

Melalui News9.id, Sunarto mendesak tindakan konkret, bukan hanya wacana atau kunjungan seremonial.

“Kalau tidak ada atensi serius dari pimpinan kepolisian, jangan harap ada masa depan cerah untuk anak-anak kami,” tutupnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Desak Polisi Bongkar Bandar dan Putus Dugaan Backing Narkoba Masalembu
Polisi Naikkan Perkara Lisdes Tebang Pohon Warga ke Penyidikan
Dugaan Tambang Ilegal dan Penyerobotan Hutan, Polres Probolinggo Tegaskan Usut Sesuai Hukum
Pohon Siwalan Ditebang, Asmawi Berdalih Bukan Koordinator Lisdes
Pria 41 Tahun Tertekuk di Pinggir Jalan Desa Pamolokan
Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia
Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram
Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:39 WIB

DPRD Desak Polisi Bongkar Bandar dan Putus Dugaan Backing Narkoba Masalembu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Polisi Naikkan Perkara Lisdes Tebang Pohon Warga ke Penyidikan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Dugaan Tambang Ilegal dan Penyerobotan Hutan, Polres Probolinggo Tegaskan Usut Sesuai Hukum

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Pohon Siwalan Ditebang, Asmawi Berdalih Bukan Koordinator Lisdes

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WIB

Pria 41 Tahun Tertekuk di Pinggir Jalan Desa Pamolokan

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Karnaval HUT RI di Kecamatan Batang-Batang. @by_News9.id

OPINI

Karnaval Agustusan Apa Untungnya Bagi Negara?

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:05 WIB

FOTO: (ilustrasi) massa saat menurunkan bendera Merah Putih, menggantinya dengan bendera Bulan Bintang, @by_News9.id

OPINI

Perlunya Memaafkan Rakyat Aceh (?)

Minggu, 16 Agu 2026 - 14:39 WIB