BeritaPeristiwa

Jembatan Penghubung Dua Desa di Jalan Kabupaten Kecamatan Pasirian Rusak Parah, Warga Nekat Melintas

458
×

Jembatan Penghubung Dua Desa di Jalan Kabupaten Kecamatan Pasirian Rusak Parah, Warga Nekat Melintas

Sebarkan artikel ini
Foto: Kondisi Jembatan Penghubung Desa Madurejo dan Desa Pasirian di jalan Kabupaten, @by_News9.id
Foto: Kondisi Jembatan Penghubung Desa Madurejo dan Desa Pasirian di jalan Kabupaten, @by_News9.id

LUMAJANG, News9 – Warga Desa Madurejo, dan Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, mengeluhkan lambatnya penanganan atas kerusakan jembatan penghubung antar dua desa di jalan kabupaten yang terletak di Dusun Dompyong, Desa Madurejo dan Dusun Tegir, Desa Pasirian.

Kerusakan yang telah berlangsung lebih dari lima tahun membuat jembatan dipasangi portal penghalang sebagai tanda tidak layak dilalui.

Meski demikian, warga dari kedua desa tetap nekat melintasi jembatan tersebut dengan alasan akses melalui jalan nasional terlalu jauh.

“Jembatan ini sangat penting untuk aktivitas sehari-hari. Kalau harus memutar, jaraknya jauh sekali,” ujar salah seorang warga yang melintas pada Kamis (21/11/2024).

Menurut warga Dusun Tegir, Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, Robit (38), kerusakan jembatan disebabkan oleh usia yang sudah tua dan kurangnya perhatian dari pihak berwenang.

“Rusak sudah kurang lebih 5 tahun. Keadaannya sangat membahayakan, apalagi untuk kendaraan roda empat,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa laporan telah disampaikan kepada kepala desa masing-masing untuk diteruskan ke pihak terkait sejak awal kerusakan, tetapi hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan.

Kondisi ini memicu kekhawatiran besar di kalangan warga. Jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan kedua desa, sehingga kerusakannya mengganggu mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Warga berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki jembatan tersebut.

Kerusakan infrastruktur seperti jembatan penghubung ini tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan jiwa.

Perhatian dan tindakan cepat dari pihak terkait sangat diharapkan demi menjamin keamanan dan kelancaran akses masyarakat di wilayah ini. ***

Tinggalkan Balasan

>