BeritaDaerah

Polres Sampang Siagakan 100 Personel untuk May Day 2026

35
×

Polres Sampang Siagakan 100 Personel untuk May Day 2026

Sebarkan artikel ini
Polres Sampang Siagakan 100 Personel untuk May Day 2026
FOTO: Wakapolres Sampang Kompol Hery Kusnanto saat pimpin Apel Siaga. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Sebanyak 100 personel tambahan disiagakan Polres Sampang dalam rangka pengamanan Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Jumat (1/5).

Langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian peringatan berjalan aman, tertib, dan produktif, terutama di wilayah hukum setempat.

Kesiapsiagaan tersebut ditegaskan melalui Apel Siaga yang dipusatkan di Lapangan Wira Manunggal Wicaksana, dipimpin langsung Wakapolres Sampang Kompol Hery Kusnanto.

Tidak hanya di tingkat resor, apel serentak juga berlangsung di seluruh Polsek jajaran sebagai bentuk sinergi vertikal pengamanan.

“Saya minta semua anggota standby dan meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk untuk perbantuan sewaktu-waktu,” ujar Kompol Hery.

Meski puncak peringatan nasional berpusat di Jakarta, Polres Sampang tetap mengerahkan puluhan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Kantor Gubernur Jawa Timur di Surabaya sejak pagi.

Menurut data yang dihimpun, total personel siaga yang siap diberangkatkan ke Surabaya mencapai 100 orang.

Mereka akan diperbantukan jika situasi di tingkat provinsi memerlukan perkuatan.

Selebihnya, personel Polres dan Polsek diinstruksikan untuk segera melaksanakan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) usai apel.

Wakapolres juga mengaitkan kesiapan pengamanan dengan tema May Day 2026: “Sinergi dan Perlindungan Hak Pekerja di Era Transformasi Teknologi”.

Menurutnya, stabilitas keamanan adalah prasyarat utama agar peringatan hari buruh dapat berlangsung konstruktif, sekaligus melindungi hak pekerja menyampaikan aspirasi secara damai.

Atas nama institusi, Kompol Hery menyampaikan selamat Hari Buruh Internasional kepada seluruh pekerja di Kabupaten Sampang.

Ia berharap momentum tersebut dapat mendorong perlindungan tenaga kerja dan dialog sosial yang sehat di tengah perubahan teknologi. ***

Tinggalkan Balasan

>