BeritaDaerah

5.224 Honorer Resmi Jadi PPPK: Stadion Bergemuruh Ucapan Terima Kasih untuk Bupati Sumenep

156
×

5.224 Honorer Resmi Jadi PPPK: Stadion Bergemuruh Ucapan Terima Kasih untuk Bupati Sumenep

Sebarkan artikel ini
5.224 Honorer Resmi Jadi PPPK: Stadion Bergemuruh Ucapan Terima Kasih untuk Bupati Sumenep
FOTO: Salah satu tenaga honorer saat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo karena penantian bertahun-tahun yang penuh ketidakpastian akhirnya berakhir. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhirnya resmi menyandang status sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu formasi 2025.

Kebahagiaan tampak jelas setelah penantian panjang mereka terjawab melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Sebanyak 5.224 honorer ditetapkan sebagai PPPK paruh waktu. Acara penyerahan SK digelar di Stadion GOR A. Yani Pangligur, Senin (1/12/2025).

Dari jumlah tersebut, 4.929 pegawai hadir secara langsung, sementara 295 lainnya mengikuti secara daring lantaran menjalankan prioritas pelayanan, terutama tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah kepulauan.

Para penerima SK berasal dari berbagai latar belakang profesi mulai dari tenaga guru, tenaga teknis, hingga tenaga kesehatan yang selama ini menopang pelayanan publik di Sumenep.

Dalam sambutannya, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan perubahan status itu bukan hanya persoalan administratif, melainkan mandat besar yang harus dibuktikan melalui kinerja.

“Honorer sebagai PPPK paruh waktu bukan hanya perubahan status, tetapi kepercayaan. Jangan hanya masuk lalu pulang demi absensi. Tunjukkan integritas, disiplin, dan loyalitas,” tegasnya.

Bupati menyebut, meskipun berstatus paruh waktu, peran para PPPK tetap sangat penting dalam menggerakkan roda pemerintahan dan meminta seluruh pegawai tidak cepat berpuas diri.

“Meskipun paruh waktu, kontribusinya sangat berarti. Bekerjalah profesional dan berikan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Di tengah suasana haru, sejumlah tenaga honorer menyampaikan rasa syukur mereka. Penantian bertahun-tahun yang penuh ketidakpastian akhirnya berakhir.

“Terima kasih atas perjuangannya, Bapak Bupati Fauzi. Sehat selalu, Bapak,” ujar salah satu pegawai dengan mata berkaca-kaca.

Momen tersebut menjadi titik baru bagi para PPPK paruh waktu untuk mengabdikan diri dengan status yang lebih jelas dan harapan masa depan yang lebih baik. ***

Tinggalkan Balasan

>