Dewan Pendidikan Sampang Ingatkan Disdik dan Desak Perbaikan Sekolah Rusak

- Redaksi

Selasa, 16 September 2025 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Hasan Rohmad, Anggota Dewan Pendidikan Sampang, @by_News9.id

FOTO: Hasan Rohmad, Anggota Dewan Pendidikan Sampang, @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang mendesak perbaikan segera sejumlah sekolah dasar (SD) yang berada dalam kondisi rusak parah.

Desakan ini disampaikan menyusul temuan kondisi memprihatinkan di sejumlah sekolah yang belum juga tersentuh renovasi.

Anggota Dewan Pendidikan Sampang, Hasan Rohmad, mengingatkan Dinas Pendidikan (Disdik) setempat agar menjadikan renovasi gedung sekolah yang rusak sebagai prioritas utama.

“Dewan Pendidikan mendorong pemerintah, khususnya Disdik, untuk segera mengambil tindakan konkret dalam mengatasi masalah kualitas bangunan sekolah yang tidak layak di sejumlah desa,” tegas Hasan dalam keterangannya, kepada News9.id Selasa (16/9).

Sorotan ini muncul setelah hasil monitoring menemukan banyak bangunan sekolah di Sampang yang roboh dan mengalami kerusakan berat.

Baca Juga:  Siswi SMP Integral Sumenep Sabet Dua Medali Nasional

Salah satunya terjadi di SDN Gunung Rancak 1, Kecamatan Robatal, di mana atap ruang kelas ambruk. Akibatnya, para siswa terpaksa menjalani proses belajar mengajar di teras sekolah dan menumpang di rumah warga.

Kondisi ini tidak hanya sekadar persoalan estetika. Runtuhnya atap kelas menyebabkan dinding retak dan rawan roboh, sehingga membahayakan keselamatan peserta didik.

“Meski tidak ada korban jiwa, ini adalah alarm keras. Pemerintah harus mengevaluasi sistem pengawasan dan pengelolaan infrastruktur sekolah,” tegas Hasan.

Ia menilai, banyaknya bangunan sekolah yang rusak merupakan pekerjaan rumah (PR) mendesak bagi pemerintah daerah.

Baca Juga:  PERSAMI SDN Candi I Dungkek, Tempat Tempaan Disiplin dan Karakter Sejak Dini

Kejadian ambruknya atap sekolah, menurutnya, tidak boleh dipandang sebagai insiden biasa, melainkan sinyal darurat yang menuntut perbaikan secara sistemik.

Data Program Pengelolaan Pendidikan Kabupaten Sampang untuk Tahun Anggaran 2026 mencatat, sebagian dana memang telah dialokasikan untuk renovasi ruang kelas dengan kerusakan tingkat sedang hingga berat.

Namun, ketersediaan anggaran tersebut dinilai belum sejalan dengan kebutuhan riil di lapangan.

“Pemerintah harus menyusun prioritas. Sekolah yang kerusakannya membahayakan keselamatan murid harus berada di urutan teratas untuk segera diperbaiki,” ujar Hasan.

Dia menekankan, dunia pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kualitas sarana dan prasarana.

“Memiliki fasilitas yang layak adalah investasi masa depan. Kita harus memastikan investasi itu terjaga dengan baik,” tambahnya.

Kritik dari Dewan Pendidikan ini kembali menegaskan tantangan lama yang belum juga tuntas, ketimpangan kualitas pendidikan akibat infrastruktur yang buruk.

Baca Juga:  Tasyakuran HPN PWI Lumajang, Peran Strategis Pers dalam Demokrasi

Kabupaten Sampang, dengan sejumlah desa terpencil, sering kali menghadapi kendala pembangunan yang berlarut-larut.

Dengan adanya alokasi anggaran yang ada, publik pun menanti langkah nyata pemerintah daerah dalam menetapkan prioritas serta konsistensi pengawasan pembangunan.

Sebab, bagi anak-anak di sekolah pedesaan, ruang kelas bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pintu pertama menuju masa depan mereka. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik
RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun
SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi
Permudah Akses Informasi dan Pengaduan, RSUDMA Sumenep Hadirkan IPP 24 Jam
Ombudsman RI, BPKN dan YLKI Sambangi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep
Polsek Pasrujambe Pantau Lahan Pertanian Jagung,Dukung Ketahanan Pangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:01 WIB

SPMB Tahap III Dibuka, SMKN Ihya’ Ulumudin Banyuwangi Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:59 WIB

HMP PGSD UPI Sumenep Buka Ajang Olimpiade SD Tingkat Jawa Timur

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:50 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di Sampang, Untuk Tekan Biaya Logistik

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:38 WIB

RSUD Caruban Gelar Khitan Massal, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan dan Dukungan Bagi Generasi Sehat Kabupaten Madiun

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:05 WIB

SDN Paseyan 1 Sampang Gelar Jalan Sehat dan Beri Penghargaan Siswa Berprestasi

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Pelaku seorang ASN berinisial S, yang bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

ASN DPUTR Sumenep Diduga Aniaya Warga, Korban Malah Dilaporkan Balik

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:14 WIB

FOTO: Pria terduga pelaku saat diamankan aparat kepolisian. @by_News9.id

PERISTIWA

Perempuan Asal Songgon Tewas di Rumah Pasangan Siri

Minggu, 9 Agu 2026 - 18:04 WIB