BeritaPolitik

Kolaborasi Pentahelix, Strategi Achmad Fauzi Menjadikan Sumenep Destinasi Wisata Islami Global

393
×

Kolaborasi Pentahelix, Strategi Achmad Fauzi Menjadikan Sumenep Destinasi Wisata Islami Global

Sebarkan artikel ini
Foto: Calon Bupati (Cabup) Sumenep nomor urut 02, Achmad Fauzi Wongsojudo, semakin gencar mempromosikan wisata islami sebagai andalan pengembangan pariwisata di Kota Keris, @by_News9.id
Foto: Calon Bupati (Cabup) Sumenep nomor urut 02, Achmad Fauzi Wongsojudo, gencar mempromosikan wisata islami sebagai andalan pengembangan pariwisata di Kota Keris, @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Calon Bupati (Cabup) Sumenep nomor urut 02, Achmad Fauzi Wongsojudo, semakin gencar mempromosikan wisata islami sebagai andalan pengembangan pariwisata di kota keris.

Dengan pendekatan pentahelix, Fauzi mengintegrasikan lima elemen strategis yakni pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media untuk menciptakan ekosistem wisata yang holistik, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi berbagai pihak.

“Sumenep memiliki potensi besar dalam wisata berbasis agama Islam, yang bisa menjadi daya tarik global. Kolaborasi antara semua pihak sangat penting untuk mewujudkannya,” ujar Fauzi dalam debat publik ketiga Pilkada Sumenep 2024 di Uniba Madura, Rabu (20/11/2024).

Pendekatan ini menekankan peran pemerintah dalam menyediakan regulasi yang mendukung, infrastruktur memadai, dan promosi yang efektif.

Masyarakat lokal juga diharapkan ikut terlibat dalam perencanaan dan pengelolaan destinasi, sehingga mereka bisa merasakan langsung manfaat ekonomi dari sektor tersebut.

Di sisi lain, dunia usaha dapat memberikan kontribusi melalui penyediaan fasilitas wisata halal, seperti akomodasi, kuliner, dan layanan wisata yang sesuai dengan syariat Islam.

Media, baik konvensional maupun digital, berperan mempublikasikan keunikan destinasi islami Sumenep, sehingga menjangkau khalayak yang lebih luas.

“Melalui semangat kolaborasi ini, kita optimis wisata islami di Sumenep dapat menjadi destinasi global yang diminati wisatawan internasional,” tegas Fauzi.

Data dari Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudporapar) Sumenep menunjukkan pertumbuhan signifikan kunjungan wisata.

Pada 2020, tercatat 168.775 wisatawan nusantara (wisnus) dan 58 wisatawan mancanegara (wisman).

Jumlah tersebut terus meningkat, mencapai 1.388.922 wisnus dan 444 wisman pada 2023.

Hingga Oktober 2024, kunjungan tercatat 1.025.822 wisnus dan 343 wisman, dengan angka yang diproyeksikan terus naik hingga akhir tahun.

Beberapa destinasi andalan seperti Asta Sayyid Yusuf Talango, Asta Tinggi, dan Asta Panaongan terus menarik ribuan wisatawan.

Wisata alam seperti Gililabak dan Pantai Lombang juga mencatat kunjungan signifikan, masing-masing menerima lebih dari 3.000 pengunjung setiap minggu.

Dengan strategi yang mengutamakan kearifan lokal dan nilai-nilai agama, Fauzi optimistis Sumenep akan menjadi pusat wisata islami yang diperhitungkan di kancah global. ***

Tinggalkan Balasan

2