BeritaPemerintahan

Komitmen Bupati Sumenep Lestarikan Bahasa Daerah Diakui Pemerintah Pusat

211
×

Komitmen Bupati Sumenep Lestarikan Bahasa Daerah Diakui Pemerintah Pusat

Sebarkan artikel ini
Komitmen Bupati Sumenep Lestarikan Bahasa Daerah Diakui Pemerintah Pusat
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam melestarikan bahasa daerah kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia atas dukungan dan kinerjanya dalam menyukseskan Program Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (24/5/2026).

Pengakuan dari pemerintah pusat itu menjadi bukti nyata bahwa upaya pelestarian bahasa daerah di Kabupaten Sumenep berjalan konsisten dan mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya.

Menurutnya, capaian tersebut bukan semata keberhasilan pemerintah, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga warisan budaya lokal.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Sumenep. Ini menjadi bukti bahwa komitmen bersama dalam melestarikan bahasa daerah mendapat pengakuan di tingkat nasional,” ujar Bupati Fauzi.

Ia menegaskan, bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas budaya yang harus dijaga agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T., turut mengapresiasi penghargaan yang diraih Bupati Sumenep tersebut.

Dia menilai keberhasilan itu tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan dan pelestarian budaya lokal.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumenep, khususnya dunia pendidikan. Dukungan penuh Bapak Bupati menjadi faktor penting dalam penguatan revitalisasi bahasa daerah,” katanya.

Menurutnya, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah di Sumenep untuk terus memperkuat pembelajaran bahasa daerah serta meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam menjaga bahasa ibu agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.

Diketahui, Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026 merupakan agenda strategis nasional yang digelar untuk memperkuat revitalisasi bahasa daerah melalui pendidikan, literasi, dan kebudayaan di seluruh Indonesia. ***

Tinggalkan Balasan

2