BeritaHukrim

Polda Jatim Tingkatkan Komitmen Pemberantasan Narkoba di Sampang Lewat Operasi Senyap Beruntun

308
Foto: (Ilustrasi) Pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Madura, khususnya Kabupaten Sampang, @by_News9.id
Foto: (Ilustrasi) Pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Madura, khususnya Kabupaten Sampang, @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) melalui Direktorat Reserse Narkoba menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Madura, khususnya Kabupaten Sampang, yang selama ini menjadi salah satu titik rawan dalam penyebaran barang haram tersebut.

Sebagai bentuk keseriusan, tim Ditresnarkoba Polda Jatim menggelar dua kali operasi tertutup di wilayah tersebut sepanjang pertengahan April 2025.

Operasi ini menjadi bagian dari strategi preventif dan represif yang terus digencarkan kepolisian guna menekan laju peredaran narkoba di tingkat akar rumput.

Operasi pertama dilaksanakan pada Rabu, (16/4/25), di Desa Sawah Tengah, Kecamatan Robatal. Dalam upaya penggerebekan yang berlangsung cukup menegangkan karena mendapat reaksi keras dari sejumlah warga, aparat berhasil mengamankan enam orang yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba berikut sejumlah barang bukti yang kini diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

Tak berhenti di situ, pada Kamis malam, 17/4/25), sekitar pukul 20.00 WIB, tim kembali bergerak melakukan penindakan di Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong.

Dalam operasi kedua ini, petugas menemukan lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat konsumsi narkoba, tersamar dalam bentuk bangunan sederhana menyerupai bilik “pagupon”. Dari lokasi tersebut, dua orang terduga pelaku berhasil diamankan, termasuk salah satu yang diduga merupakan kaki tangan jaringan.

Kepastian penangkapan tersebut dibenarkan oleh sumber di Ditresnarkoba Polda Jatim dan telah diberitakan oleh media Jawapes pada Kamis, (24/4/25).

Kedua terduga pelaku saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan intensif di Ruang Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Mapolda Jatim.

Langkah cepat dan tegas ini diapresiasi sejumlah pihak sebagai bentuk nyata dari keseriusan aparat dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

Polda Jatim menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen, termasuk tokoh masyarakat dan pemerintah daerah, untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan aman dari narkoba. ***

Exit mobile version