KEDIRI, NEWS9 – Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Kota Kediri Pusat Madiun menggelar kegiatan “Long March” atau mlaku bareng yang diikuti ribuan warga dan calon warga di Padepokan PSHT Cabang Kota Kediri, Minggu (17/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi manifestasi nyata implementasi ajaran organisasi yang menitikberatkan pada nilai persaudaraan, persatuan, serta pembentukan karakter berbudi luhur.
Kegiatan yang berlangsung semarak itu dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Edi Herwiyanto, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia Siswanto, serta jajaran pengurus PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun.
Kehadiran para tokoh tersebut semakin membangkitkan semangat peserta yang sejak pagi telah memadati lokasi kegiatan.
Selain menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan solidaritas antaranggota, kegiatan ini juga bertujuan menampilkan wajah positif organisasi kepada masyarakat luas.
Ribuan peserta tampak mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib, penuh semangat, serta menjunjung tinggi nilai kedisiplinan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama dan gerakan pembukaan yang diikuti seluruh peserta.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pengarahan dari Ketua PSHT Cabang Kota dan Kabupaten Kediri serta sambutan dari AKBP Edi Herwiyanto.
Dalam sambutannya, AKBP Edi Herwiyanto menegaskan bahwa ajaran PSHT tidak hanya berorientasi pada kemampuan bela diri, melainkan juga pembentukan karakter manusia yang mampu membawa manfaat bagi lingkungan, bangsa, dan negara.
“Sesuai dengan ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate, yakni menjadi manusia yang berbudi luhur serta senantiasa mendukung dan bersinergi dengan bangsa, juga mengedepankan persaudaraan dan persatuan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun, Agung Sediana, menyampaikan bahwa kegiatan “Long March” tersebut merupakan implementasi nilai luhur memayu hayuning bawono, yakni upaya menciptakan kehidupan yang harmonis, damai, dan membawa kebaikan bagi sesama.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa warga PSHT senantiasa mengedepankan ajaran organisasi yang menjunjung tinggi kedamaian, etika, dan keharmonisan sosial.
Ia menambahkan, ajaran PSHT tidak semata-mata berfokus pada pendidikan bela diri, melainkan juga menanamkan nilai moral, etika, serta budi pekerti luhur kepada seluruh anggotanya.
Dengan nilai-nilai tersebut, setiap warga PSHT diharapkan mampu menjadi pribadi yang bermanfaat dan membawa pengaruh positif di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Karena ajaran PSHT mendidik manusia berbudi luhur, mengetahui benar dan salah. Artinya, seorang warga PSHT harus mampu menghadirkan kedamaian serta manfaat bagi masyarakat,” kata Agung Sediana.
Kegiatan “Long March” berlangsung aman, tertib, dan mendapat perhatian positif dari masyarakat sekitar.
Ribuan peserta berjalan bersama dengan penuh kekompakan sambil tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat citra positif organisasi di tengah masyarakat, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara organisasi, aparat keamanan, dan masyarakat.
Melalui kegiatan itu, PSHT Cabang Kota Kediri Pusat Madiun berharap seluruh warga dan calon warga dapat terus menjaga nilai-nilai persaudaraan, menjunjung tinggi ajaran luhur organisasi, serta turut berkontribusi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan sosial di lingkungan masing-masing. ***












