BeritaPeristiwa

Rumah Warga Hancur Diduga Akibat Tongkang Batu Bara: Warga Tuding Perusahaan Cuci Tangan

516
×

Rumah Warga Hancur Diduga Akibat Tongkang Batu Bara: Warga Tuding Perusahaan Cuci Tangan

Sebarkan artikel ini
FOTO: Rumah milik Yabak yang hancur diterjang ombak besar diperparah dengan terdamparnya kapal tongkang milik PT Permata Lintas Abadi. @by_News9.id
FOTO: Rumah milik Tabak yang hancur diterjang ombak besar diperparah dengan terdamparnya kapal tongkang milik PT Permata Lintas Abadi. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Nasib tragis menimpa Tabak, warga Dusun Mamburit, Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura.

Rumah miliknya hancur diterjang ombak besar yang diperparah dengan terdamparnya kapal tongkang milik PT Permata Lintas Abadi.

“Kami sudah bertahun-tahun tinggal di sini. Meski musim angin dan ombak besar datang, rumah kami selalu baik-baik saja,” kata Tabak kepada News9.id, Minggu (29/6/2025).

Namun peristiwa kali ini berbeda. Menurutnya, rusaknya rumah bukan semata-mata karena cuaca ekstrem.

Kehancuran terjadi lantaran benturan ombak yang dipantulkan badan kapal tongkang bermuatan batu bara milik perusahaan tersebut.

“Kalau murni faktor alam, kenapa hanya rumah saya yang hancur? Rumah lainnya tetap utuh. Kapal tongkang itu posisinya tepat di depan rumah kami,” tegas Tabak.

Ia juga mengungkapkan, pihak perusahaan sudah dua kali mendatangi lokasi untuk memastikan kerusakan.

Namun, kata Tabak, klaim ganti rugi yang dijanjikan hingga kini belum dirasakan olehnya secara langsung.

“Mereka bilang ganti rugi lewat Kepala Desa, tapi mana buktinya? Jangan cari keuntungan di air keruh,” sindirnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kalisangka, Ainur, berdalih bahwa robohnya rumah Tabak sepenuhnya disebabkan faktor alam.

“Itu murni faktor alam. Kapal tongkang posisinya jauh. Kalau benar penyebabnya tongkang, harusnya rumah lain di bibir pantai juga rusak semua,” kilahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Permata Lintas Abadi terkait tuntutan ganti rugi dari warga. ***

Tinggalkan Balasan

>