BeritaPariwisata

Sadulang Berpesta, Festival Bahari VI Jadi Magnet Wisata dan Ekonomi Warga

495
×

Sadulang Berpesta, Festival Bahari VI Jadi Magnet Wisata dan Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini
Foto: Semarak Festival Pantai Sadulang VI di Desa Sadulang, Kecamatan Sapeken. @by_News9.id
Foto: Semarak Festival Pantai Sadulang VI di Desa Sadulang, Kecamatan Sapeken. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Festival Pantai Sadulang VI kembali digelar dengan semarak di Desa Sadulang, Kecamatan Sapeken, Sumenep, Jawa Timur.

Acara tahunan itu selalu dinanti oleh masyarakat setempat dan wisatawan yang datang setiap libur Lebaran Idul Fitri.

Diselenggarakan atas inisiatif pemuda Karang Taruna Persada, festival tersebut berlangsung selama dua hari, tepatnya pada 2-3 April 2025.

Sebagai salah satu agenda budaya yang membanggakan, Festival Pantai Sadulang menyajikan berbagai perlombaan menarik.

Mulai dari balap sampan, dayung sampan, hingga kompetisi menggambar untuk anak-anak usia TK.

Lomba balap sampan menjadi daya tarik utama, diikuti oleh 23 sampan yang berasal dari berbagai pulau di sekitar Sadulang.

Dalam kompetisi itu, sampan ‘Pemburu Laut Pagerungan Kecil’ berhasil meraih juara pertama, disusul oleh ‘Teh Mumun Sadulang’ sebagai juara kedua, dan ‘Pancasona Sadulang Kecil’ yang menempati posisi ketiga.

Sepanjang perlombaan yang berlangsung di Pantai Timur, Dusun Tanjung Pakka, masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi.

Ribuan warga memadati bibir pantai sejak pagi hari untuk memberikan dukungan kepada peserta lomba.

Tidak hanya menyajikan perlombaan, festival tersebut juga menghadirkan berbagai stand UMKM yang menawarkan kuliner khas kepulauan.

“Alhamdulillah, dengan adanya festival ini, kami bisa berjualan dan mendapatkan pemasukan yang cukup lumayan,” ujar Aminatus, salah satu pedagang yang turut meramaikan festival, Jumat (4/4/2025).

Festival Pantai Sadulang tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum kebersamaan masyarakat serta peluang emas bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.

Dengan semakin tingginya antusiasme masyarakat, festival tersebut diharapkan dapat menjadi ikon budaya Kepulauan Sapeken di masa mendatang.

Di sisi lain, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengapresiasi penyelenggaraan festival tersebut.

“Festival Pantai Sadulang memiliki nilai tradisional yang mencerminkan ciri khas Kepulauan Sapeken. Meskipun hanya berlangsung selama dua hari, antusiasme masyarakat sangat luar biasa dan berdampak positif bagi UMKM,” ujarnya.

Bupati Fauzi juga berharap agar pengurus Karang Taruna Persada terus bersemangat dalam merawat tradisi tersebut.

“Semoga lomba balap sampan ini bisa menjadi destinasi wisata tahunan dan ikon wisata bahari Kepulauan Sapeken,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

2