SUMENEP, News9 – Menjelang Pilkada Serentak 2024, Polres Sumenep meningkatkan kesiapan pengamanan dengan menggelar Apel Pergeseran Pasukan untuk Operasi Mantap Praja Semeru 2024.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tribrata Polres Sumenep, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, pada Sabtu (23/11/2024), dipimpin langsung oleh Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso.
Dalam apel tersebut, Kapolres menegaskan pentingnya profesionalisme, integritas, dan kesiapan mental seluruh personel dalam menjalankan tugas pengamanan selama Pilkada.
“Pilkada bukan sekadar pesta demokrasi, tetapi juga ujian kemampuan kita menjaga stabilitas wilayah. Semua anggota harus siap secara fisik dan mental menghadapi berbagai situasi,” ujar Kapolres.
Kapolres juga menekankan pendekatan humanis dan netralitas aparat hukum, serta mengingatkan personel agar tidak terprovokasi oleh potensi gangguan keamanan.
Ia menginstruksikan seluruh anggota untuk menjunjung tinggi koordinasi dan kerja sama, baik di lapangan maupun dengan pimpinan.
Sebanyak ratusan personel dikerahkan dalam Operasi Mantap Praja Semeru, termasuk bantuan dari BKO Brimob dan unit K-9 Polda Jatim untuk mengantisipasi ancaman keamanan strategis.
Polres Sumenep juga memetakan wilayah rawan konflik dan telah menempatkan personel tambahan di lokasi tersebut guna memastikan keamanan TPS.
“Kami memastikan semua berjalan lancar, termasuk di daerah dengan potensi kerawanan tinggi,” kata Kapolres Henri.
Dalam apel itu, Kapolres memeriksa langsung kesiapan perlengkapan dan kendaraan operasional yang akan digunakan.
“Kewaspadaan adalah kunci. Dengan koordinasi solid, kita optimis Pilkada akan berlangsung lancar,” imbuhnya.
Di sisi lain, operasi tersebut juga mengajak partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama Pilkada.
“Dukungan masyarakat sangat penting. Laporkan jika ada potensi gangguan keamanan, dan jangan mudah terprovokasi oleh berita bohong,” pesan Kapolres.
Polres Sumenep berharap Pilkada Serentak 2024 dapat berlangsung aman, damai, dan sukses, sekaligus menjadi bukti sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan kondisi yang kondusif. ***













>