BeritaPendidikan

SMP Negeri 4 Lumajang Gelar Uji Publik dan Khatmul Qur’an, Wujudkan Generasi Qur’ani

223
×

SMP Negeri 4 Lumajang Gelar Uji Publik dan Khatmul Qur’an, Wujudkan Generasi Qur’ani

Sebarkan artikel ini
Foto: Kegiatan Uji Publik dan Khatmul Qur’an angkatan ke-6 tahun 2025. @by_News9.id
Foto: Kegiatan Uji Publik dan Khatmul Qur’an angkatan ke-6 tahun 2025. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – SMP Negeri 4 Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam pendidikan karakter berbasis keagamaan dengan menggelar kegiatan Uji Publik dan Khatmul Qur’an angkatan ke-6 tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan dengan metode Tartila, Sabtu (24/5/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sujono, Jl. Alun-Alun Selatan Lumajang, juga dihadiri oleh Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, Supratman, SH.

Acara ini diikuti oleh puluhan siswa-siswi kelas akhir yang telah menyelesaikan program pembelajaran membaca dan menghafal Al-Qur’an.

Para peserta tampak mengenakan pakaian putih-putih, sementara para orang tua dan wali murid memenuhi tempat acara dengan antusias.

Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan tanpa pungutan biaya sepeserpun alias gratis, sehingga tidak membebani orang tua siswa-siswi.

Hal ini menjadi komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan agama yang inklusif dan terjangkau bagi semua kalangan.

“Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tapi juga bentuk pertanggungjawaban publik atas proses pendidikan Al-Qur’an yang diterapkan di sekolah,” ujar salah satu guru pembimbing dalam sambutannya.

Acara ini menjadi bagian dari program unggulan sekolah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pondasi spiritual yang kuat.

Kepala SMP Negeri 4 Lumajang, Mamik Setiawati, M.Pd., dalam keterangannya mengatakan bahwa program Tartila dan khataman ini telah menjadi tradisi tahunan yang sekaligus membuktikan bahwa sekolah umum juga mampu memberikan pendidikan agama yang berkualitas.

“Sekolah umum harus ikut andil membentuk generasi Qur’ani. Kami bersyukur anak-anak bisa sampai tahap khatam dan siap tampil di depan publik dengan percaya diri,” ungkapnya.

Uji publik dilakukan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bergiliran oleh para siswa, disaksikan langsung oleh orang tua, guru.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan penyematan penghargaan bagi siswa yang dinilai menonjol dalam bacaan maupun hafalan.

Para wali murid tampak haru dan bangga melihat anak-anak mereka menyelesaikan salah satu fase penting dalam pendidikan agama Islam. ***

Tinggalkan Balasan

>